Jan 07 2008
Menulis (blog) adalah ibadah
Hmm, saya mendapatkan istilah menulis adalah ibadah dari Abu Al Ghifari dengan karyanya Kiat Menjadi Penulis Sukses. Buku ini sudah lama tidak dibaca namun belakangan dilihat lagi, ternyata cukup relevan untuk para blogger. Menulis adalah ibadah sebuah kata kunci yang bisa memberikan semangat bagi para blogger diseantero nusantara dan buana.
Mengapa kalimat ini penting ? Bagi sebagian blogger menulis mungkin hobi. Mungkin pula mengisi di waktu senggang. Tidak banyak juga yang mengisi menjadi mata pencaharian. Semuanya benar dan semuanya sah. Dimana internet telah menjadi penghubung cepat antar individu di muka bumi, maka komunikasi melalui blog menjadi sebuah keniscayaan.
Mengapa dianggap ibadah? Alasan Abu Al-Ghifari karena dengan menulis banyak orang dibukakan hatinya, disebarkannya ilmu pengetahuan dan menjadi kunci dalam memahami suatu permasalahan. Dengan demikian maka informasi dan knowledge menjadi milik bersama. Penyebaran informasi yang bermanfaat ini dapat memberikan nilai tambah kepada orang yang menggunakannya. Betapa indahnya kehidupan di muka bumi jika para blogger ini bisa saling mengisi ilmu pengetahuan.
Ibadah dalam bahasa sederhana adalah pengabdian. Pengabdian kepada Yang Maha Esa. Jika ini menjadi motivasi, kata Abu Al Ghifari, maka semangat menulis akan tinggi. Dia tidak hanya bermotifkan materi yang fana namun sebuah gairah untuk memberikan informasi dan ilmu seluas-luasnya semata-mata dalam pengabdian kepada-Nya. Inilah yang menjadi tenaga dahsyat siapapun yang bisa memiliki kemampuan dasar sebagai seorang insan. Energi ini pula yang akan mengembangkan budaya, teknik dan kemampuan di kalangan para blogger.
Jika sementara ini menulis karena tuntutan karena ada tujuan tertentu, entah ekspresi diri atau keinginan menambah finansial Anda, maka motif ibadah tampaknya tidak akan padam. Dia akan berkembang cepat menjadi sebuah kekuatan dahsyat.
Saya setuju menulis (di blog) ibadah. Karena terus terang saya salah seorang penikmat bacaan apa saja yang tidak di terbitkan di media cetak, membaca blog punya kenikmatan tersendiri (tentunya bukan karena gratisan).
Dan saya percaya beberapa badan intelejen negara-negara di dunia ini menjadikan blog sebagai sumber informasi.
Pernah saya menemukan blog Intelejen Nasional, tetapi menurut saya blog itu punya orang-orang kreatif saja hehehe.
Memang kadang-kadang informasi dan pikiran Anda bisa dibaca, tapi biarlah asal yang membacanya kemudian sadar dan senang, bukan menuntut penulisnya bukan?
Yap … saya setuju 100%. Tapi, soal nilainya terselah Allah SWT ‘di sana’ ya, yang penting niat kita. Mudahan jadi ibadah.