<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Malioboro Yogya yang makin sempit</title>
	<atom:link href="http://www.asepsetiawan.com/archives/356/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.asepsetiawan.com/archives/356</link>
	<description>mata air inspiratif</description>
	<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 05:27:26 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
		<item>
		<title>By: asep</title>
		<link>http://www.asepsetiawan.com/archives/356#comment-467</link>
		<dc:creator>asep</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 20:10:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.asepsetiawan.com/archives/356#comment-467</guid>
		<description>Wah pertanyaan Sasya ini cukup menantang. Sebenarnya blog ini lebih kepada refleksi saya terhadap lingkungan baik di Inggris maupun Indonesia. Untuk menyimak pemikiran saya dapat juga diklik www.journalist-adventure.com dan www.the-worldpolitics.com. Jelas banyak cara untuk memajukan Indonesia baik dari jauh maupun tinggal di Tanah Air. Saya akan coba tuliskan nanti ide-ide dari Sasya ini, anyway terima kasih banyak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah pertanyaan Sasya ini cukup menantang. Sebenarnya blog ini lebih kepada refleksi saya terhadap lingkungan baik di Inggris maupun Indonesia. Untuk menyimak pemikiran saya dapat juga diklik <a href="http://www.journalist-adventure.com" rel="nofollow">http://www.journalist-adventure.com</a> dan <a href="http://www.the-worldpolitics.com" rel="nofollow">http://www.the-worldpolitics.com</a>. Jelas banyak cara untuk memajukan Indonesia baik dari jauh maupun tinggal di Tanah Air. Saya akan coba tuliskan nanti ide-ide dari Sasya ini, anyway terima kasih banyak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sasya</title>
		<link>http://www.asepsetiawan.com/archives/356#comment-461</link>
		<dc:creator>Sasya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 09:41:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.asepsetiawan.com/archives/356#comment-461</guid>
		<description>bukankah itu refleksi dari keamburadulan kepemimpinan di negerimu akang asep? orang2 yang menamakan diri para negarawan itu ternyata bukan; mereka hanya gadungan. akang asep aja yang jadi presiden atau wapres, akang asep pulang aje. masa' jauh-jauh jadi waratawan di london hanya bahas yogya? malu akang ah. sampah dimana-mana, nyamuk di mana-mana, pejual kaki lima di mana-mana, itu cerminan dari sungguh miskinnya rakyat indonesia yang tak pernah mendapat hak-hak dasar mereka, yang tak pernah mendapat sedikit pun seperti yang dirumuskan dalam UUD? bagaimana anda kok membiarkan pres dan wapres seperti itu menjabat dan tidak ada upaya mng-impeach mereka, bukankah itu kekuasaan yang mengatas-namkan demokrasi, apa arti demokrasi itu akang asep? di negerimu, demokrasi telah dibelokkan dan diplintir seperti wartawan buruk yang juga suka memplintir? kalau akang asep ma tidak memplintir, hanya bodoh saja, tak tau apa yang musti diperbuat kecuali hanya memeprkaya diri, apa bedanya dengan sby dan yk, akang asep?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bukankah itu refleksi dari keamburadulan kepemimpinan di negerimu akang asep? orang2 yang menamakan diri para negarawan itu ternyata bukan; mereka hanya gadungan. akang asep aja yang jadi presiden atau wapres, akang asep pulang aje. masa&#8217; jauh-jauh jadi waratawan di london hanya bahas yogya? malu akang ah. sampah dimana-mana, nyamuk di mana-mana, pejual kaki lima di mana-mana, itu cerminan dari sungguh miskinnya rakyat indonesia yang tak pernah mendapat hak-hak dasar mereka, yang tak pernah mendapat sedikit pun seperti yang dirumuskan dalam UUD? bagaimana anda kok membiarkan pres dan wapres seperti itu menjabat dan tidak ada upaya mng-impeach mereka, bukankah itu kekuasaan yang mengatas-namkan demokrasi, apa arti demokrasi itu akang asep? di negerimu, demokrasi telah dibelokkan dan diplintir seperti wartawan buruk yang juga suka memplintir? kalau akang asep ma tidak memplintir, hanya bodoh saja, tak tau apa yang musti diperbuat kecuali hanya memeprkaya diri, apa bedanya dengan sby dan yk, akang asep?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
