Jun 01 2008
Keajaiban memberi
Bagi manusia, memberikan sesuatu tampaknya ada batasnya. Tidak bisa kita memberikan semuanya untuk siapa saja. Segala harta yang kita miliki “tidak mungkin” diberikan kepada orang lain. Dengan kata lain, memberi sesuatu kepada orang lain merupakan sebuah kata yang patut pertimbangan. Memberi apalagi dalam jaman sekarang, tidak bisa dijalankan kalau tanpa imbalan.
Berbeda dengan Sang Maha Pencipta, semuanya diberikan meski tanpa balasan. Semuanya diangurahkan tanpa batas. Bahkan Sang Pencipta, akan marah tatkala manusia pelit tidak meminta kepada-Nya. Manusia akan dianggap sombong jika tidak berdoa meminta kepada-Nya. Manusia akan dianggap arogan jika tidak pernah berdoa meminta apa saja kepada-Nya.
Inilah bedanya manusia dengan Penciptanya.
Namun sudah banyak diketahui bahwa memberi mengandung keajaiban. Berbagai kisah saat kita memberi sadaqah atau infak atau santunan kepada orang yang membutuhkan, ternyat dibalas dikemudian hari dengan balasan berlipat ganda. Memberikan sesuatu entah itu ilmu, waktu atau materi akan mendapatkan balasan berlipat ganda. Inilah yang merupakan keajaiban memberi.
Tidak percaya? Buktikan sendiri. Kalau ada peminta-minta datang berikanlah sedekah. Kalau ada saudara meminta bantuan carikan jalan keluarnya. Semua itu akan terjelma kedalam keajaiban.
Bahkan tidak ada dalam sejarah yang sepanjang saya ketahui, orang bangkrut karena banyak bersedekah, beramal dan memberi kepada orang lain. Mulai sekarang banyak memberi kepada orang lain dan kepada alam sekitar.
Saya percaya dengan hukum karma. Apa yang kau beri itulah yang kau tuai:)