Jun 09 2008
Musim panas telah terasa lagi
Musim panas kali ini di Inggris, katanya, akan lebih terasa dibandingkan tahun sebelumnya. Musim panas dimana banyak orang menikmati sinar matahari yang langka menjadi waktu untuk berkeliling dan waktu untuk menikmati taman. Hampir setiap rumah di Inggris memang memiliki taman di belakang rumah, bahkan apartemen juga kadang-kadang membuat taman lokal dengan berbagai bunga di balkon.
Bagi turis, ini kesempatan langkah. Cuaca yang dingin dan angin kencang disertai hujan sejauh ini telah mencengkram Inggris. Kini waktu musim panas biasanya kesempatan berkeliling Inggris dan London. London, ibu kota Inggris, yang dikunjungi turis sampai sepuluh jutaan per tahun dapat dipastikan akan penuh wisatawan.
Hari ini ketika saya keluar mengendarai mobil terasa sekali hawa panas di mobil. Sama seperti di Indonesia mungkin. Cuma kalau mobil lama biasanya dilengkapi heater saja bukan pendingin. Jadi biasanya kaca jendela dibuka saja supaya angin masuk. Berbeda dengan mobil baru, yang ber-AC maka cuaca panas dan dingin tidak jadi masalah.
Pun terasa sekali panasnya jika naik underground atau kereta bawah tanah di London. Maka dianjurkan membawa sebotol air bersih jika terasa panas bisa diguyur atau minum air sebanyak-banyaknya. Sebaiknya tidak minum es kalau memang cuaca panas.
Di jalan dekat rumah saya lihat ambulance meraung-raung. Biasanya tanda ada orang kepanasan yang dibawa ke rumah sakit. Para orang tua biasanya tidak tahan panas. Di Perancis atau di Inggris banyak orang meninggal dunia jika udara panas ini sangat menyengat.
Bekal lain selain air, tentu membawa cream. Selain melindungi kulit dari sengatan sang surya juga untuk menahan udara panas yang menerpa tubuh kita.
Ya musim panas seperti halnya musim dingin di Inggris, pasti akan membawa suasana baru.