Jul 18 2008
Memperkuat kualitas manusia Indonesia
/>Sudah lama saya memperhatian manusia Indonesia. Sebenarnya di Indonesia banyak yang berkualitas hebat. Ketika di Jakarta saya menemui pakar teknologi, sosial dan budaya semuanya berwawasan luas.
Lalu di Singapura saya juga sempat bertemu orang-orang Indonesia unggulan memimpin perusahaan teknologi yang berkantor pusat Amerika. Mereka membawahi orang-orang Asia Tenggara lainnya.
Saat berkelana ke beberapa negara Eropa dan Timur Tengah saya juga menemukan kualitas manusia Indonesia yang luar biasa.
Di Inggris saat bersama BBC saya juga banyak menemukan manusia Indonesia bergelar Doktor, ahli teknologi dan memiliki kedalaman dan keluasan dalam bidangnya termasuk bidang sosial dan ekonomi, tidak kalah dengan tuan rumah.
Apa yang menyebabkan perbedaan Indonesia yang sekarang berusaha bangkit dalam tekanan kemiskinan dan ekonomi dunia mungkin sikap dari rata-rata kaum intelektual dan penguasa yang belum sehebat negara lain.
Koentjaraningrat pernah menyebutkan salah satu kelemahan rata-rata manusia Indonesia adalah mental terabas. Selalu ingin jalan pintas menuju kejayaan dan kekayaan. Mental terabas inilah yang kemudian bisa meruntuhkan seluruh aspek kemanusiaan Indonesia yang positif. Sikap ramah dan tabah menjadi tertutup karena mental terabas ini.
Belakangan mental terabas terungkap menyentuh petinggi kejaksaan.
Apa yang bisa dilakukan untuk memperkuat kualitas manusia Indonesia ini ? Selain upayan memberantas korupsi yang sedang giat dilakukan badan anti korupsi KPK, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menebarkan sebuah budaya bersih, budaya ketekunan dan budaya kejujuran.
1. Budaya kejujuran hendaknya menjadi sebuah mantra agung dari manusia Indonesia terutama di kalangan menengah atas dan intelektual. Budaya jujur inilah modal kuat banyak dari bangsa-bangsa di Indonesia. Budaya jujur ini bisa ditumbuhkan dengan memperkuat badan-badan hukum dan memperkuat lembaga swadaya masyarakat yang berkiprah untuk memperluas pentingnya dari kejujuran manusia Indonesia. Seperti halnya budaya negatif yang mudah diambil manusia, budaya jujur tampaknya tidak begitu gampang. Perlu sebuah ketekunan dan wawasan jauh ke depan mengenai bangsa cemerlang yang jaya karena memang kualiast manusia Indonesia yang baik.
Saya mendengar sebuah cerita menarik. Di Inggris ada sebuah perusahaan swasta namanya Carphone Warehouse. Bosnya masih mudah, namun semboyan yang diceritakan oleh mantan karyawannya adalah bahwa perusahaannya hanya menjual dengan jujur, tidak mau main salip dan curang. Obsesi dan keinginan kuat ini terpelihara sampai sekarang sehingga perusahaan ini digolongkan menjadi pionir bisnis telepon seluler dan retail mobile phones.
2. Memperkuat kualitas yang baik dari manusia Indonesia seperti keteguhan, ketekunan dan ramah tamah. Banyak aspek positif dari manusia Indonesia termasuk diantaranya kekuatan spiritual manusia Indonesia untuk senantiasa hadir dalam tindakannya itu nilai-nilai Ilahiyah, nilai-nilai dimana aspek spiritual menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan bangsa. Langkah kehidupan dengan nilai spiritual ini modal sangat besar untuk membalikkan hawa nafsu negatif seperti mental terabas dan sikap munfaik ( kata Mochtar Lubis).
3. Alam demokrasi yang sekarang sudah muncul ini semestinya diperkuat dengan hadirnya orang-orang yang berkualitas dan bersih ke panggung kemasyarakatan. Jangan sampai karena banyaknya suara kemudian menghasilkan manusia yang berkualitas rendah, sikap yang kasar dan tidak berbudi bahasa. Apalagi dengan kejujuran. Alam demokrasi memungkinkan seperti di negara lain menghasilkan pemimpin yang memiliki kegigihan untuk memperjuang kemaslahatan masyarakat dengan tetap hidup sederhana karena nilai spiritual yang dimiliki bangsa Indonesia akan memberikan kekuatan besar bahwa kehidupan ini yang fana akan dibalas dalam keabadian. Hidup ini adalah peluang untuk berkarya untuk hidup abadi di alam kelak dengan imbalan besar dari Sang Pencipta.