Archive for the 'Motivation' Category

Apr 04 2008

Tukang semir di terminal Gambir

Published by asep under Archive, Blog, Motivation

Tukang semir, saya mengagumi profesi satu ini. Banyak membantu dan menyenangkan dengan service Rp 2000 rupiah. Seharusnya saat itu saya memberi lebih banyak ketika sepatu yang tidak sempat disemir di London ini berdebu menyentuh tanah di Jakarta. Sebelumnya saya tidak pernah menggunakan jasa tukang semir anak muda ini.

Ketika menawarkan, “Pak sepatunya mau disemir”

Biasanya bilang tidak, tetapi sekarang saya katakan “ya”.

Maka sepatu warna coklat berpindah ke tangan dia. Sepasang sandal saya gunakan sebagai alas seraya memesan indomie rebus, makanan yang berani disantap setibanya beberapa hari di Indonesia. Maunya menikmati banyak sajian menggiurkan tetapi perut ini belum kuat dengan makanan Indonesia di warung Gambir ini.

Seraya melakukan janji dengan staf PT Kereta Indonesia, saya melihat adik tukang semir itu dengan tekun melap sepatu dengan khusyu. Saya tadinya mau membeli semir netral untuk membersihkan sepatu yang kotor karena baru saja menginjak tanah lempung dan berdebu.

Saya merenungkan betapa hebatnya karya tukang semir ini jika dilihat lebih dalam. Dia bekerja dengan gaya marketing berani, menawarkan jasa tanpa harus menunjukkan ijazah terlebih dahulu. Saya kira tidak ada sekolah tukang semir di Indonesia. Kalaupun mau mendirikan sekolah seperti itu belum tentu ada siswanya.

Tukang semir merupakan spirit entrepreneur atau meminjam istilah Kang Abik atau Habiburahman el Sirazy yang lagi ngetop adalah semangat tijaroh. Berdagang dan mandiri.

Seorang tukang semir atau profesi menyemir sepatu merupakan sesuatu yang bisa dibanggakan. Artinya dengan kesulitan ekonomi seperti sekarang, mengais Rp 2000 dari sepasang sepatu tentu memerlukan keringat dan keberanian. Memasarkan skillnya dengan mengatakan, mau disemir pak? Ini merupakan modal awal yang sangat berharga.

Keberanian menawarkan jasa menyemir sepatu tidak lain adalah membantu menciptakan keindahan dan kebersihan bagi para pemakai sepatu dan sandal. Tentu kalau dilihat begitu banyaknya orang setiap hari datang dan pergi dari Gambir, maka pasar semir sepatu bisa dikatakan unlimited ! Peluang selalu muncul setiap menit berpindah.

Pelanggan tidak akan kehabisan - apalagi kalau melihat berjimbunnya manusia Indonesia di Jakarta. Sepatu juga merupakan sesuatu yang dikenakan oleh lebih dari 9 juta orang Indonesia di Jakarta. Maka pasar pun sangat luas bagi karir di semir menyemir sepatu ini.

Saya mendoakan semoga tukang semir yang telah mengembalikan sepatu saya menjadi cemerlang dan tidak merasa malu lagi mengenakan sepatu tanpa harus datang ke supermarket untuk mencari semir cair yang mahal. Saya juga menjadi lebih PD ketika berhadapan dengan direktur PT Kereta Api Indonesia Bapak Ronny Wahyudi yang saat itu janjian di Gambir.

Cuma sayang, seharusnya saya memberikan lebih banyak imbalan dari sekedar tarif yang dipasangnya. Semoga doa ini membuka rejeki dia lebih banyak dan memicu semangat tukang semir lainnya dan penjual jasa apapun di bumi Indonesia dan bumi Allah di alam jagad ini.

3 responses so far

Mar 30 2008

Inspirasi dari cerita lahirnya mutiara

Mengembara di alam maya kadang menemukan mutiara kehidupan yang sangat bermanfaat. Saya jalan-jalan ke situs Pak Agus Ali menemukan cerita yang mengesankan. Semua telah menjadi pengetahuan umum namun dengan penuturan dan penekanan kepada sikap perlunya gigih dalam memperjuangkan sesuatu, cerita ini perlu diulang dan disebarkan.

Tahukah Anda bahwa mutiara lahir dari sebuah perjuangan dan jatuh bangun sebuah mahluk yang berada di dasar laut. Mutiara yang dilahirkan oleh kerang, katanya, melalui proses sangat melelahkan dan menyakitkan. Ketika pasir masuk kedalam kerang itu terjadi proses yang menyakitkan sehingga pasir itu harus dibungkus dengan lendir dari kerang itu. Bertahun-tahun, berpuluh tahun pasir yang dibungkus oleh kerang yang kesakitan itu melahirkan sebuah benda berharga, itulah mutiara !

Mutiara yang indah dan mahal harganya ini dibuat melalui proses yang sangat lama dan melalui perjuangan agar kerang itu tetap hidup meski masuknya benda asing dalam tubuhnya.

Kegigihan dan perjuangan berat kerang ini telah menjadi inspirasi yang baik bagi Pak Ali yang menyampaikan dan tentu saja kita berharga untuk menyimaknya lagi. Bukankah proses yang kita alami untuk menghasilkan karya-karya besar di bidang apapun dilalui melalui rasa lelah, perjalanan jauh dan juga rasa sakit. Semuanya akan melahirkan mutiara kehidupan.

No responses yet

Mar 20 2008

Mengapa menjadi blogger itu penting?

Diantara kita banyak alasan untuk membuat blog. Namun ada beberapa alasan penting yang membuat kehidupan dengan blog menjadi sesuatu yang bernilai tidak hanya dari pertukaran informasi dan pendapat tetapi juga menjalin sebuah komunitas yang bernilai tambah. Artinya kehadiran Anda dalam dunia blog tidak sekedar menumpahkan perasaan kekesalan dan kebahagiaan tetapi juga bertukar knowledge, skills dan experience.

Sebagai contoh mengapa ada orang yang berkelana sampai ke Amerika Serikat dalam karirnya? Apa yang pernah dikerjakannya? Bagaimana caranya? Format blog akan banyak membantu.

Disini saya akan menulis beberapa alasan yang sudah diketahui bersama:

1. Menulis blog merupakan langkah berani untuk mengekspresikan diri. Tulisan merupakan jati diri Anda. Seorang insan baru merasa menjadi sebuah insan paripurna apabila pemikirannya tertuang dalam tulisan. Blog adalah sebuah jalan menjadi insan paripurna dengan menuliskan gagasan, ide dan kreativitas. Blog adalah perpanjangan diri Anda, aktualisasi sebagai manusia yang berbudaya.

2. Sumber inspriasi kemanusiaan. Saat kita menuliskan kata-kata dalam blog, tidak hanya kita mengkomunikasikan ide, gagasan, pengalaman, rasa harus, niat bisnis atau menuangkan pemikiran tetapi juga sumbangsih bagi kemanusiaan. Karya tulis di blog akan dibaca banyak orang dari berbagai belahan bumi. Dengan bahasa Indonesia seperti inipun kesempatan dibaca ratusan dan ribuan orang tidak akan terhindarkan. Inspirasi Anda akan bermanfaat bagi kemanusiaan. Inilah mengapa menjadi blogger itu tidak sekedar menulis dan mencari pengunjung. Esensinya adalah tugas kemanusiaan untuk menjadi lebih baik lagi.

3. Selain kita berkarya untuk kemanusiaan, menulis blog juga exercise intelektual yang merupakan karunia terbesar Tuhan kepada manusia. Intelektual kita merupakan modal penting yang tidak akan habis digali. Tidak seperti sumber daya alam yang suatu saat akan habis dan perlu diperbarui, intelektual manusia merupakan modal yang sangat besar. Daya fikir merupakan anugrah yang harus dimanfaatkan dengan terus menerus mengkomunikasikan gagasan melalui blog. Kita menulis tidak hanya sekedar memuaskan keinginan tetapi merupakan sebuah “ibadah” yang mengekspresikan syukur kepada kepada Ilahi yang sudah memberikan kemampuan ini.

4. Koneksi antar fikiran dan rasa merupakan sebuah manfaat penting mengapa blogger penting dan semakin krusial. Silaturahmi dan komunikasi antar manusia merupakan sebuah wahana untuk menjadikan kelemahan diri tertutupi dan dilengkapi oleh sesama manusia. Saling tukar dan melengkapi merupakan sebuah wujud dari kemanusiaan yang paripurna.

3 responses so far

Mar 16 2008

Book Review: Daya Saing Indonesia

Sebuah buku dengan misi menggugat dan mempertanyakan, mengapa Indonesia yang gemah ripah lohjinawi sekarang sedemikian terpuruk, kurang listrik, susah pangan dan miskin dalam banyak hal.

Itulah yang coba digugat oleh Prof Dr Ir Zuhal, Rektor Universitas Al Azhar Indonesia di Jakarta dan juga mantan Menristek. Gugatan itu memang sah-sah saja karena bukti-buktinya sudah dapat dirasakan.

Pak Zuhal menjelaskan mengapa daya saing Indonesia merosot dalam buku Kekuatan Daya Saing Indonesia. Setidaknya ada tiga faktor mikro yang menyebabkan keterpurukan itu.  Ketiga faktor itu tidak ada kerja sama dan korelasi yakni pemerintah, dunia bisnis dan dunia pendidikan.

Kalau ketiganya bersinergi dengan positif, kata Zuhal, akan menghasilkan kekuatan luar biasa. Dia memberi contoh Thailand dimana terjadi kerja sama antar tiga hal itu sehingga produksi pertaniannya menjadi sebuah kekuatan besar di dunia meskipun keanekaragamannya tidak sehebat Indonesia.

Sementara itu wartawan senior Kompas, Dr Ninok Leksono mengakui bahwa beberapa elemen yang diajukan Dr Zuhal ada benarnya. Namun dia menambahkan, jika ada edisi selanjutnya sebaiknya contoh-contohnya diambil dari yang sekarang bukan pada era Orde Baru supaya lebih sinkron.

Kemudian Ninok menjelaskan, yang penting lagi dalam menuangkan gagasan ini adalah supaya didengar para pengambil kebijakan. Oleh sebab itu perlu dimasukkan unsur komunikasi dengan para pengambil kebijakan sehingga ide-ide segar untuk meningkatkan daya saing itu bisa diaplikasikan.

Dengarkan selengkapnya:

Podcast

One response so far

Feb 26 2008

Perjalanan menuju pintu langit

Published by asep under Blog, Inspiration, Motivation, Success, Wisdom

Beberapa kali mendengar sahabat, kenalan, kerabat atau orang yang tidak ada hubungan keluarga meninggalkan dunia ini, rasanya pintu langit teringat lagi.Saat ibunda meninggal tahun 2006 terasa sekali begitu dekatnya pintu langit kepada siapapun. Pintu inilah yang merupakan jalan masuk ke dunia lain, alam ke-4 menurut keyakinan saya. Setelah hidup di alam arwah sebelum lahir, kemudian hidup di alam rahim di perut ibunda lalu menjalani kehidupan dunia ini dengan segala suka dan dukanya,  maka perjalanan akan mencapai pintu baru menuju alam lain.

Percaya atau tidak, menghindar atau tidak, lama atau sebentar, pintu tersebut akan menjumpai kita semua. Semua orang tidak terkecuali, yang sukses, yang biasa-biasa saja, yang berkuasa atau yang kaya, melalui satu pintu tersebut.

Ada orang yang melalui pintu ini melalui hembusan terakhir di atas kasur, di ruang ber AC. Ada pula yang harus melalui tenggelamnya kapal atau kecelakaan pesawat. Semuanya tetap melalui pintu tersebut.

Rasa pintu ini harus kita ingat selalu agar hembusan untuk sukses di dunia ini terimbangi dengan kepekatan akan mengingat alam lain yang lebih sempurna dan lebih paripurna.

2 responses so far

Feb 08 2008

Pembelajar.com, mata air inspirasi

Pembelajar.comDari judulnya sudah diketahui bahwa situs pembelajar.com merupakan sumber untuk belajar. Dari penampilannya dapat ditebak isinya akan menggali banyak inspirasi untuk kesuksesan kehidupan, keluarga, dan bisnis.

Pembelajar.com menjadi lebih lengkap dengan para motivator yang produktif. Setiap kali membaca artikel di dalamnya kita akan menemukan seperti mata air yang tiada hentinya memuaskan dahaga pembacanya. Untaian motivasi dan dorongan di dalamnya niscaya bisa memberikan nafas lega menatap masa depan.

Di tengah berbagai persoalan yang menghimpit di Indonesia pembelajar.com merupakan angin segar dalam mendongkrak semangat mereka yang sedang tertimpa kesulitan. Membacanya sedikitnya menghibur dan memberikan harapan. Mengaktualkan apa yang menjadi isinya tentu memberikan gairah baru untuk maju.

Jajaran penulisnya seperti Jennie S Bev, Andreas Harefa, Andrie Wongso dan lainnya merupakan jaminan akan bobot artikel di dalamnya. Kalimat-kalimat yang ditulis dalam bentuk ringan, renyah dan komunikatif bisa memancing inspirasi baru.

Saya boleh mengatakan inilah salah satu mata air inspirasi yang bisa memberikan daya dorong bagi para pembacanya. Apapun profesi dan kedudukannya, membaca pembelajar.com memberikan wawasan baru di tengah era global ini.

3 responses so far

Feb 02 2008

Tempat peristirahatan terakhir

Saya baru saja hadir dalam pemakaman salah seorang warga senior London. Beberapa tahun lalu pernah ikut menyalatkan jenazah tetapi tidak sampai ke pemakaman. Ungkapan yang sering kita dengar, mereka disemayamkan di “tempat peristirahatan terakhir”.

Ya tempat peristirahatan terakhir !

Kemana lagi kalau kita juga semua akan melalui tempat peristirahatan terakhir sekalipung bisa di Amerika Serikat, di Inggris atau di Indonesia. Tempat itulah yang akan menjadi terminal akhir dari perjalanan kita menuju sukses di dunia. Tempat ini tidak mewah melainkan lubang dengan lebar tidak kurang dari satu meter dan panjang tidak lebih dari dua meter. Pakaian yang dikenakan juga hanya kain kafan putih. Sungguh sederhana dan simple.

Di tempat inilah sesungguhnya ukuran kesuksesan ini dilihat. Semakin banyak kebaikan kita akan semakin besar orang yang menangisi dan menghormati kita.

Steven Covey pernah memberikan contoh, tidurlah di peti jenazah. Bayangkan apa yang Anda lihat. Apakah orang di sekeliling menangisi kepergian kita. Atau malam mereka tertawa terbahak-bahak seolah-olah lepas dari beban kita. Semakin banyak yang sedih akan kepergian kita, semakin nyata banyak hal-hal positif dalam kehidupan kita.

Bagi kita yang masih hidup, hikmahnya, gunakan waktu sebaik mungkin. Buatlah kebaikan sebanyak-banyaknya. Kepada ibu, bapak, kakak, adik, teman hidup, sahabat, kolega di kantor, masyarakat yang dekat dan jauh.

Caranya ? Banyak sekali. Bagi seorang penulis, produktiflah memberikan makna hidup untuk mengobarkan semangat sesama manusia. Bagi seorang pebisnis, raih untung sebesar-besarnya untuk menyumbangkan dana bagi kebaikan. Bagi pemimpin pemerintah, buatlah kebijakan yang mensejahterakan masyarakat. Bagi rakyat biasa, buatlah negeri ini tenteram dan sejahtera dengan ikut bekerja keras.

Daftar panjang sumbangsih kita tidak akan pernah bisa ditulis semuanya. Sebelum pintu menuju tempat peristirahata terakhir ini dibuka, saatnya sekarang ini bangkit untuk produktif, positif, optimis dan menebarkan kebaikan tanpa kenal lelah.

No responses yet

Jan 29 2008

Jika anda berfikir bisa, pasti bisa

Saya membaca kalimat ini ketika berkunjung ke kolam renang Al Ma’soem di Cicalengka, Bandung. Sebuah kalimat yang kuat menggambarkan kehebatan Al Ma’soem yang mengembangkan bisnisnya dari pom bensin.

Bagi warga di Cicalengka, nama Al Ma’soem identik dengan pengusaha besar. Dia memulai usaha dari kecil kemudian masuk bisnis pom bensin lalu diversifikasi kedalam bisnis supermarket, pengembangan lembaga pendidikan dan lainnya. Saya tidak persis saat ini seberapa besar aset Al Ma’soem ini.

Kalimat itu mencerminkan tekad seorang Al Ma’soem dalam melangkah. Dunia entrepreneur memang tidaklah mudah. Dunia usaha ini penuh dengan risiko dan banyak orang juga telah hancur ditelan kegagalan. Namun mereka yang masih yakin bahwa kegagalan adalah hal biasa biasanya akan sukses.

Al Ma’soem adalah segelintir entrepreneur Indonesia yang gigih. Jika dia menuliskan kalimat itu di dinding kolam renang miliknya tentu ada maksudnya. Para pengunjung kolam renang akan berfikir bahwa kesuksesan adalah buah dari keyakinan.

Jika Anda yakin maka pasti bisa dilakukan. Jika Anda berfikir besar maka hal-hal besar akan Anda lakukan. Jika Anda berfikir percaya akan diri sendiri maka akan berhasil.

No responses yet

Next »