Archive for February, 2007

Feb 16 2007

Fifteen Years Old of my Hanif

Published by asep under Family

Hanif, anak kedua kami sudah berusia 15 tahun tanggal 15 Februari 2007.  Kebetulan syukuran berlangsung saat liburan dan saya juga bisa pulang cepat untuk makan bersama. Sesudah shalat Maghrib kami menikmati barbeque turkey alias kalkun bakar. Asal tahu saja, kalkun ini sudah disiapkan sejak Desember lalu. Soalnya tidak mudah mendapatkan turkey saat bulan Februari ini.

Saat bersama keluarga memang sesuatu yang menyenangkan. Tidak hanya bisa bercengkrama tetapi juga merasakan betapa real keluarga adalah sesuatu yang penting dan sehat bagi pertumbuhan anak. Si anak memang tidak selalu seperti yang diharapkan orang tuanya, namun setidaknya dia tumbuh dalam lingkungan dan keluarga yang segar dan sehat.

Saya membayangkan bahwa pertumbuhan ruhani dan jasmani anak memang memerlukan sebuah lingkungan yang stabil dan juga terbuka. Dia tidak terkungkung karena akan menghadapi dunia yang penuh dengan onak duri. Sulitnya adalah bagaimana pertumbuhan ruhani dan jasmani di rumah ini bisa memperkuatnya menghadapi tantangan diluar. Proses pertumbuhan seorang anak yang berangkat rejama seperti Hanif masih jauh. Semoga ke depan menjadi anak yang shalih, cerdas dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

No responses yet

Feb 14 2007

Twenty minutes with London Eye

Published by asep under Family

Sebuah pengalaman baru adalah memandang London dari London Eye. Setiap Anda melintasi Big Ben pasti akan melihat cincin besi besar yang disebut London Eye. Sebagai salah satu ikon London, tujuan para turis ini memang menarik untuk dicoba. Tidak mengherankan jika ratusan bahkan ribuan orang setiap hari antri .

Saat liburan midterm ini memang tepat untuk mendatangi London Eye. Meski hari tidak begitu cerah, namun antrian masih tetap terlihat. Untungnya, antrian tidak begitu panjang sehingga bersama Nabilah tidak begitu sulit. Isti ternyata merupakan kedua kalinya naik London Eye. Sebelumnya bersama teman sekolahnya pernah melihat London dari atas namun cuaca mendung, katanya.

Setiap kapsul berisi kira-kira 15 orang. Tidak begitu sumpek memang. Di tengahnya ada tempat duduk sehingga merasa lebih lapang. Hal pertama setelah duduk adalah santap makanan ringan, yang ternyata katanya tidak boleh. Apaboleh buat menikmati pemandangan London tidak bisa sambil ngemil.

Sesi paling asyik tentu saja mengambil foto London. Setiap orang sibuk dengan kameranya. Jepret sana jepret sini takut kehilangan momentum. Sungguh pemandangan luar biasa melihat Big Ben, Westminster Abey dan Sungai Tames dari udara. Anda bisa rasakan sendiri bagaimana kita berada jauh diangkasa menyaksikan bangunan itu kecil. Apalagi manusia yang menyemut. Kami sekeluarga memuaskan dahaga melihat mata jauh ke sekeliling termasuk berpose foto tentunya. Nabilah kelihatan senang naik kapsul London Eye ini.

Saya juga kagum kepada orang yang merancang tempat turis ini untuk mengeruk kocek para turis. Namun dengan jargon melihat London dari atas, tampaknya roda raksasa yang berputar untuk setiap pengunjung sekitar 20 menit ini bisa memberikan saling manfaat. Pemiliknya yakni British Airways dan Madam Tussaud dapat untung, pengunjung juga - apalagi kalau turis jauh yang hanya bebrapa hari - mungkin bisa membawa foto kenangan.

Oh ya, jangan lupa begitu turun mendekati akhir, sebuah sesi foto telah disiapkan. Berdiri dekat tempat pintu keluar, anda bisa berkesempatan mejeng. Dan saat turun, Anda bisa lihat sendiri, tinggal kalau mau ambil, jangan lupa, menukar dengan lembaran poundsterling. Dua puluh menitan di udara memang boleh dicoba.

Foto: wikipedia

No responses yet

Feb 12 2007

Muslim Community in UK contribute £31bn

Published by asep under Archive, Blog

“The Muslim community contributes more than £31bn to the economy, and much else besides to our lives. Last night, the business leaders, writers, academics, doctors, campaigners and aid agency founders who do most for Britain were honoured at an awards evening with a difference. ”

Demikian laporan Jonathan Thompson di harian Independent, Minggu 11 Februari 2007.  Tertarik juga membaca tokoh-tokoh Muslim kaya di UK ini.

According to  Jonathan Thompson , they range from lords to lawyers, from authors to sporting icons, pre-eminent academics to giants of industry. And they all have two things in common: all are Muslim - and all have made an outstanding contribution to British society.

The he inaugural Muslim Power 100 list was announced at a glittering ceremony in the Hilton Hotel on Park Lane in London. Established to recognise Muslims who have made “significant contributions to the social, cultural and economic well-being of Britain”, the awards have been praised by commentators as a timely public reminder of the positive contribution the vast majority of Britain’s 1.8 million-strong Muslim community.

On the listare cricketer turned politician Imran Khan, Labour peer Lord Patel of Blackburn, and actor Art Malik, along with boxer Amir Khan, singer Yusuf Islam, formerly Cat Stevens, and Harrods boss Mohamed al Fayed.


The list, sponsored by the Islamic Bank of Britain (IBB), was compiled from some 6,000 nominations, and judged by a 16-strong panel including Sir Iqbal Sacranie, Lord Bhatia and Dr Ghayassuddin Siddiqui of the Muslim Parliament of Great Britain.

A spokesman for the IBB, Sultan Choudhury, said yesterday’s event was the culmination of nine months’ preparation and voting. “We wanted to highlight the positive contributions made by British Muslims to society - contributions that are in complete contrast with media connotations that somehow Muslims are linked to terrorism, are not as educated, or are segregating themselves. The opposite is true - we are integrating and contributing across a wide range of fields.”

Excellence awards were also given to nine guests, including Dr Hany El Banna, founder of Islamic Relief, and Haifa Fahoum Al Kaylani, chair of the Arab International Women’s Forum.

There is a strong business presence in the Power 100; the Muslim community contributes over £31bn to the British economy each year. Some 22 names on the list are company chiefs, including Sir Gulam Noon, whose curry empire is worth around £55m.

For his part, Lord Patel - Britain’s first Asian peer - said he was “absolutely delighted” to be included in the Power 100, which, he said, “can only help improve perceptions of Muslims in Britain”.

Journalist Rageh Omaah, also on the list, said: “Anything that helps to remind people that there’s a mainstream British Muslim community that has no problem being proud to be British and Muslim is a good thing.”

Sungguh menarik sekali berita ini. Sayang saya justru baru membacanya hari Senin ! Terlambat tapi saya simpan saja di blog ini sebagai dokumentasi.

2 responses so far

Feb 11 2007

British chickens import from Thailand

Published by asep under Family

Saya baru tahu bahwa kebanyakan ayam yang masuk ke Inggris berasal dari Thailand. Ya berasal dari Thailand, negeri jiran. Mengapa tidak dari Indonesia ? Itulah yang menjadi pertanyaan saya, tapi kelihatan belum ada jawabannya. Mau tahu bahwa ayam yang banyak orang Inggris diimpor dari Thailand selain dari inilah yang dimuat dalam The Times.

“Most of the chickens we buy to roast are British but half the chicken we eat is imported and we don’t realise it.


The amount of chicken coming in to Britain increased fourfold between ment that masks poor hygiene and is illegal here. 1990 and 2005.Brazil and Thailand supply most of the imported chicken, eaten here as part of ready meals. There is an EU ban on importing fresh or raw poultry meat from Thailand but cooked meat can be In Brazil, growth hormones banned in the EU can be legally given to cattle, the use of veterinary medicines is not as well controlled as it is here. From birth to slaughter and processing, the lives and deaths of British cattle are monitored, but there are concerns that Brazilian animals are not always clearly identified and that traceability isn’t up to scratch. promote growth, banned in Europe, are used in Brazil and Thailand. In the past, samples of chicken imported from these countries have been found to contain residues of banned drugs. “

No responses yet

Feb 11 2007

Can housework make you slim?

Published by asep under Family

BathroomTips bagi yang banyak kegiatan membersihkan rumah. Baru-baru ini surat kabar The Times mengutip sebuah laporan bahwa beres-beres rumah bisa jadi merupakan olahraga. Mau tahu ? Ini dia laporannya.

Housework can slim you — but only if you believe that it has a “workout” effect. This week, a Bosch survey of 3,000 homeowners claimed that we spend up to five months of our lives vacuuming the house. But now a Harvard University study says that we may get fit from this only if we get it into our heads that housework equals exercise.

The researchers studied 84 female cleaners in seven hotels and told those working in four hotels that their work was enough to give them a healthy workout. To the others they said nothing. A month later they measured the two groups and found that the exercise-aware group had lost on average 2lb, while the others had lost nothing. Why the difference? The report, in Psychological Science, isn’t sure. But it may simply be that the aware women put their backs into the job a bit more.

No responses yet

Feb 09 2007

London online

Published by asep under Archive, Family

Salah satu situs yang tidak sengaja, sekali lagi tidak sengaja ditemukan adalah London Online. Jika Anda kebetulan sedang berkunjung ke London ingin mengetahui berbagai hal mengenai perjalanan dan atraksi, atau tempat-tempat menarik atau membooking tiket, saya kira mungkin menarik mengklik situs itu.

Saya termasuk sering mencari info mengenai berbagai atraksi di London melalui koran setiap Sabtu atau Minggu. Dengan memuat London Online ini di situs ini mudah-mudahan Anda akan lebih mudah berkunjung ke London, termasuk kalau mau bertandang ke rumah.

No responses yet

Feb 08 2007

Salju dan libur sekolah

Published by asep under Archive, Family

SnowSudah dua minggu ini salju turun di beberapa daerah di UK. Minggu lalu daerah tempat tinggal saya Essex, pinggiran timur London diguyur salju pada pagi hari. Namun Siang hari sudah lenyap ditelan sinar matahari.

Hari Kamis 8 Februari 2007, seminggu setelah salju turun, London dan sekitarnya kembali dilanda salju lebih tebal. Tidak hanya itu, pada pagi hari sampai siang hujan salju turun tidak ada hentinya.

Sekolah anak-anak saya yang di SMP langsung diliburkan karena memang ramalannya hujan salju deras. Memang benar itu terjadi. Seluruh kawasan di daerah tempat tinggal salju cukup tebal bisa mencapai 5 cm. Di taman di dekat rumah, anak-anak riang bermain membuat snowman.

Apakah ini merupakan tanda-tanda Global Warming ? Wallahu’alam. Hanya selama tinggal di London memang salju tidak pernah turun bulan Desember. Bahkan pernah beberapa tahun lalu salju justru turun bulan Maret. Katanya memang ada pengaruh dari perubahan cuaca. Mudah-mudahan membaik, bukan memburuk.

No responses yet

Feb 05 2007

Let’s help flood victims in Jakarta

Published by asep under Archive

Bila Anda menyaksikan melalui televisi atau melihat foto-foto di Internet, bagaimana ratusan ribu orang mengungsi, ribuan orang kehilangan harta benda di seputar Jakarta, apakah hanya termangu-mangu saja ?

Saatnya tergerak untuk meringankan beban mereka yang terkena musibah. Beberapa hari ini para pengungsi ada yang kelaparan. Mereka tinggal di barak seadanya. Harta benda yang ludes karena hujan tidak bisa diambil lagi.

Tiba saatnya bergerak untuk menyumbang atau mengumpulkan dana. Saya kebetulan aktif di salah satu charity organisation di Inggris. Namanya: IHSAN, Indonesian Humanitarian and Social Aids Network. Kebetulan juga sedang menggalang dana. Silahkan klik informasi selanjutnya di IHSAN.

Sudah saatnya kita menyisihkan dana untuk meringankan saudara-saudara kita. Sudah saatnya kita begerak cepat membantu mereka.

No responses yet

« Prev - Next »