Apr
23
2007

Saya berkenalan dengan Jennie ketika memberikan komentar beberapa tulisan saya di blog ini. Sejak itu saya secara berkala mengunjungi blog Jennie. Isinya menurut saya luar biasa. Banyak inspirasi bisa direkam. Banyak hikmah bisa di ambil. Kadang-kadang diselipi kata-kata orang besar yang menambah perbendaharan mengenai sukses.
Sejak Jennie menawarkan e-book berjudul Mindset Sukses, saya sudah tertarik. Namun entah bagaimana belum ada waktu untuk mengunduh karya tulisannya. Setelah download e-book nya saya tertarik akan membaca dan tentu memberikan review singkatnya.
Sebagai pengasuh Kabar Buku BBC saya juga tertarik untuk mengkaji penerbitan e-book di Indonesia.
Anda yang tertarik untuk mengambil karya Jeanne secara gratis silahkan kunjungi di situs Jennie.
Sukses bagaikan madu dan lebah. Semakin sukses semakin banyak madu yang diproduksi. Madu inilah yang akan memperkuat Anda dalam hidup ini. Bukan hanya memperkuat tetapi bahkan menikmati hidup anugrah Ilahi yang sangat berharga itu. Itulah karya Jennie untuk menyemarakkan festival kehidupan penuh rona ini.
Apr
22
2007

Banyak diantara kita lebih memikirkan suramnya hidup daripada sinar cahaya masa depan. Banyak diantara manusia memperbesar pikiran negatif daripada positif.
Jika Anda terbangun dari tidur dengan ucapan doa, yakinlah bahwa Anda memulai hari baik. Inilah langkah positif untuk menambah tabungan dalam rekening pikiran positif Anda.
Jika Anda setiap hari menabung pikiran cerah maka ekspresi wajah Anda akan berkilau. Wajah yang merupakan cermin hati, demikian kata orang, akan terpantul jika pikiran positif memenuhi hati Anda.
Jadi mulailah hari ini menambah perbendaharaan pikiran positif mulai dari kata : bahagia, sukses, kaya, senang, gembira, cerah, hati tenang, sendang berkumpul, senang berkawan sampai cinta dan kasih sayang.
Apr
18
2007

Saat masih menjadi wartawan Kompas, saya terbiasa menulis setiap hari. Mulai dari straight news sampai dengan analisis. Mulai dari mengedit sebuah tulisan secara total sampai hanya menambah disana-sini untuk disesuaikan tema dan isinya. Kadangkala juga harus membetulkan ejaan.
Menulis adalah bagian dari pekerjaan sehari-hari sebagai jurnalis. Bahasa Indonesia - karena Kompas dalam bahasa itu - merupakan alat penting. Bahasa Indonesia masih terbatas kemampuannya menyerap berbagai kosa kata dunia. Kadang-kadang termuat dalam bahasa aslinya tetapi kemudian mendapat garis miring.
Namun menulis dalam koran terbatas pada pemaparan faktual. Jurnalis adalah karya sastra instant. Demikian komentar aktor dalam film Runaway Bride. Ya meski jurnalis dikejar deadline tetapi berita haruslah jelas dan aktual serta berimbang. Novelis dan sastrawan jarang dikejar oleh deadline. Mereka mengejar kesempurnaan karya seninya.
Namun sesudah menjadi jurnalis radio, mulai dari news presenter, magazine presenter sampai dengan interview dan editor, beralih kegiatan dari penulisan menjadi audio production. Memang ada aspek penulisan script tetapi lebih banyak kepada audio perfomance.
Dengan adanya blog maka hobi menulis setiap hari bisa tersalurkan lagi. Selain versi digital ini menjadi public domain, juga lebih menarik karena ada aspek teknologi dan aspek community.
Apr
17
2007
Sebuah kehormatan yang besar jika Anda menyingkirkan duri dari jalan. Duri disini bisa berarti penghalang, ganjal atau pecahan kaca dan paku.

Lengan atau kaki Anda yang digerakkan itu nilainya sangat besar di mata kemanusiaan. Dialah yang berbuat kebaikan kecil namun nilainya luar biasa. Anda banyak menyelamatkan jiwa orang.
Kebaikan sekecil apapun tidak akan kurang nilainya. Kebaikan sebesar biji atom juga mendapat nilai sangat besar. Itulah mengapa kebaikan sekecil apapun berupa nasihat atau berupa senyuman akan menyebabkan dunia ini menjadi surga.
Sukakah Anda berbuat kebaikan meski hanya kecil ? Mulailah memberi komentar yang baik atau menulis kebaikan dalam blog Anda.
Apr
16
2007
Banyak diantara Anda mungkin sudah baca karya Dan Brown Digital Fortress. Saya baru saja memulainya. Sudah lama ingin menikmati karya Dan Brown seperti Da Vinci Code tapi hampir tak ada waktu.

Halaman pertama Digital Fortress mengesankan. It is said in death, all thins become clear. Sungguh kalimat yang sangat kuat! Karena kalimat ini juga saya membuka lembaran berikutnya karena Ensei Tankado sudah menciptakan kode yang tidak bisa ditembus komputer tercangging National Security Agency dengan jutaan prosesor.
Halaman selanjutnya berisi jalinan cerita si tukang dongeng Dan Brown. Bukunya mengingatkan kepada Sydney Sheldon, si tukang cerita yang luar biasa juga plotnya.
Bagian pertama buku Ditigal Fortress ini meyakinkan pembaca bahwa tidak ada yang tidak bisa ditembus di dunia internet ini dengan komputer TRANSLTR. Kode yang dibuat dengan kecanggihan apapun bisa diintip.
Nah mantan pegawai NSA inilan, Tankado, yang membuat pusing wakil direktur si lembaga rahasia beserta ahli pemecah kode yang membuat cerita semakin mencengkam.
Apr
13
2007
Ada sebuah ungkapan jika Anda bermain dekat kolam akan terciprat air. Jika Anda bermain api Anda akan terkabar. Jika Anda bergaul dengan ulama maka Anda pun akan kecipratan ilmunya.

Bergaul adalah kata kunci siapa Anda. Untuk mengenal Anda, saya cukup mengenali siapa teman-teman Anda. Sahabat di sekitar Anda menunjukkan kualitas diri Anda. Peragulatan merupakan refleksi dari pribadi Anda.
Tidak mengherankan ada anjuran, berkumpul dan bergaulah dengan orang-orang sukses, orang maju dan orang positif. Sukses tentu tidak selalu diukur dengan uang dan kekayaan. Sukses adalah keberhasilan dalam kehidupan yang penuh tantangan.
Berkumpul bersama orang yang berpikir positif akan membuat Anda sehat dan segar lalu. Anda menjadi orang yang optimis, tidak lekas putus asa dan teguh. Orang-orang positif di sekitar Anda bagaikan magnet yang memberikan gelombangnya. Sudah saatnya Anda berkumpul dan bergaul erat dengan orang demikian, termasuk pasangan hidup Anda.
Apr
13
2007
Tidak terasa saya sudah lama tidak mengisi blog ini. Waktu ternyata berlalu sangat cepat ! Hari berjalan bagaikan kilat. Benarkah Anda juga merasakan seperti itu ? Ataukah karena kita hidup di jaman teknologi internet? Mungkinkah waktu berhenti ketika kita berada jauh dari hiruk pikuk kota?

Saya kira sama saja. Waktu dimanapun berjalan bagaikan pesawat concorde yang terbang melebihi kecepatan suara.
Saatnya kita berhenti sejenak, berzikir dan merenungkan mengenai betapa mahalnya waktu yang kita miliki. Waktu adalah uang, kata orang Barat. Setujukah Anda seperti itu ? Saya tidak termasuk yang menganut waktu adalah uang. Waktu adalah kehidupan dan pengabdian. Waktu adalah modal penting untuk memperbanyak kebaikan buat bekal dalam perjalanan kehidupan dalam dimensi lain.
Waktu adalah kekayaan sangat besar yang sering terlupakan. Saat kita menghitung tabungan kita tahu berapa isinya. Namun kekayaan waktu tidak akan kembali. Hari ini berlalu tak bisa kembali, hari esok ditunggu tetapi tidak tahu apa yang akan terjadi. Yang bisa dibuat adalah merencanakan kehidupan lebih baik dari hari yang sudah lalu.
Apr
05
2007
Saat saya berkunjung ke Greenwich Park di London tanggal 5 April, saya teringat lagi game mengenai daun. Ya mengenai sehelai daun. Begini ceritanya.

Ketika diminta membuat game di alam terbuka, saya membuka-buka situs game lalu bertemu dengan apa yang disebut environment game. Saya lupa linknya tapi nanti bisa dicari lagi. Saat itu salah satu permainan yang unik adalah mencari daun. Betul hanya mencari daun ketika tracking. Karena games ini untuk seluruh keluarga maka mencari daun menjadi cerita yang menarik.
Sesudah tiba di perkemahan lagi kesempatan bercerita tentang daun. Sebagian bercerita tentang kekaguman akan daun, hijaunya, bentuknya dan keindahannya.
Ada satu cerita yang teringat sampai sekarang. Sungguh menarik cerita ini dan saya tidak menyangka akan sehebat ini games searching for leaf ini.
Salah seorang peserta bercerita kira-kira begini: “Ini daun kering kerontang. Warnanya sudah kuning, bentuknya sudah kering dan tidak sempurna lagi bentuknya. Ditemukan di rimbun hutan. Daun ini tergeletak. Telah terjatuh dari pohon. Selain kering, daun ini juga banyak kehilangan bagian-bagiannya. Dulu daun ini mungkin berada di pucuk pohon, warnanya hijau, mencerminkan daun yang sehat. Kadang-kadang bermanfaat dalam melindungi orang yang lewat dengan rimbunnya. Namun sekarang sudah kering kerontang seolah-olah tidak berguna. Daun ini akan busuk dan kembali ke bumi. Sebenarnya daun ini adalah cermin diri kita. Semua dari kita muda, tumbuh dan kemudian menjadi tua lalu meninggal. Nah seperti daun inilah kehidupan kita. Kita akan akan kembali ke bumi, meninggalkan dunia fana ini !”
Sungguh games yang tidak terduga sampai menafsirkan sebuah kisah daun yang mengharukan. Jadi kalau Anda memiliki kesempatan mengadakan games di alam terbuka, cobalah regu-regu yang ada mencari daun kemudian bercerita. Jika tidak sampai kepada cerita itu, Anda bisa menambahkannya. Selamat mencoba !