Archive for June, 2007

Jun 13 2007

Berkumpullah bersama orang yang positif

Published by asep under Archive, Books, Wisdom, career

Pergaulan Anda menunjukkan siapa diri Anda. Begitu kata pepatah. Jika Anda sering bergaul dengan copet lama-lama akan ikut berpartisipasi. Jika anda bergaul dengan orang yang maju dan positif, Anda akan ketularan.

Pilihan yang tepat mulai sekarang bergaullah, bacalah dan berinterkasi dengan orang yang memiliki pikiran positif, semangat maju dan optimis. Inilah obat mujarab untuk sukses.

Bergaul tidak harus secara fisik. Anda bisa bergaul dengan membaca karya-karya besar dunia dan Indonesia orang yang semangat hidup tinggi dan positif. Tirulah orang yang memiliki pikiran positif terhadap kehidupan. Jika Anda bersyukur mengenai diri Anda, akan kami tambah nikmatnya, demikia janji Sang Pencipta.

Maka sudah saatnya Anda mengalihkan diri dari mengeluh, menyalahkan orang tua, menyalahkan teman, menyalahkan keturunan, pangkat dan sekolah dengan mulai belajar dari orang sukses dan positif. Mereka semula tidak punya dan tidak terkenal. Mereka muncul menjadi sukses dan berhasil juga karena berfikir positif dan berwawasan. Cintailah kehidupan ini, karena kita satu kali berada di dunia ini. Buat karya karya besar dan monumental karena Anda akan meninggalkan nama baik nantinya.

2 responses so far

Jun 11 2007

Power of syukur (2)

Published by asep under Archive, Blog, Motivation, Wisdom

Dalam posting sebelumnya telah kita ungkapkan bahwa nilai spiritual akan memberikan bobot tinggi dalam sikap syukur kita. Sekarang kita perbincangkan mengenai fikiran yang berisi rasa syukur.

Otak yang merupakan sumber kemuliaan manusia sejak jaman purbakala merupakan instrumen penting dalam berfikir. Dalam proses penciptaan tatkala malaikat diperintahkan sujud kepada Adam, kemudian iblis membantah. Dijelaskan bahwa kemuliaan itu ternyata dalam bentuk ilmu yang merupakan akal pikiran dari manusia.

Kemuliaan karena akal pikiran inilah yang menjadikan manusia berkembang terus dari jaman ke jaman. Dari jaman purba dahulu kala menjadi jaman serba elektronik. Alvin Tovler pernah menyarikan peradaban ini mulai dari peradaban berburu, bertani, industri dan informasi.

Akal fikiran inilah yang harus disyukuri oleh kita. Salah satu poinnya, pernahkah Anda merasa berat membawa bergitu banyak ilmu dan pengetahuan dalam otak ? Berbeda dengan ilmu yang tertuang dalam buku memerlukan tempat luas meski sekarang mulai beralih ke elektronik, namun jelas memerlukan teknologi tinggi.

Otak penuh dengan kecanggihan lebih hebat dari perpustakaan elektronik manapun di dunia. Saatnya kita bersyukur dengan intelegensia yang kita miliki. Instrumen akal pikiran ini juga bekal untuk mengenal diri dan ujungnya mengenal Sang Pencipta.

Newton ketika menjelaskan penemuan tenaga grafitasi dia dengan rendah hati mengatakan, saya bersandar kepada para pemikir raksasa sebelum saya. Sungguh betapa sangat rendah hati dan tinggi rasa syukur ilmuwan kaliber Newton/

No responses yet

Jun 08 2007

Mestakung, kekuatan alam semesta

Published by asep under Archive, Books, Motivation, Podcast

Prof Yohanes Surya barangkali akrab di telinga Anda dengan prestasi tim Indonesia olimpiade fisikan. Mestakung dipopulerkan oleh Pak Yohanes setelah berbagai sukses tim fisikan Indonesia.

Apa arti semesta mendukung? Tidak seperti buku motivasi lainnya yang berdasarkan teori dan pengalaman orang lain, Mestakung ala Yohannes Surya ini digali dari pengalaman sendiri. Buku ini menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Soal kekuatan alam semesta yang akan memberikan dukungan jika memang Anda memiliki tekad besar mengingatkan saya akan buku Paulo Coelho, The Alchemist. Percayalah, persepsi Anda untuk sukses tercermin dari cara berfikir, cara bertindak dan cara berbicara, bahkan gaya brejalan Anda yang menunjukkan keinginan sukses. Niscaya seluruh molekul dan zat di alam semesta ini akan memberikan dukungan 100 persen atas usaha Anda.

Anda juga bisa mendengarkan program Kabar Buku BBC untuk Mestakung.

Saya juga asyik berbincang dengan Prof Yohanes Surya mengenai pengertian Mestakung dalam pandangannya.

No responses yet

Jun 08 2007

Fira Basuki

Published by asep under Archive, Books, Podcast

Salah satu kenalan saat mengasuh Kabar Buku adalah Fira Basuki. Nggak sengaja saya masuk ke blog pribadinya Fira Basuki dan sedang merayakan hari besarnya, ulang tahun. Saya tidak tahu yang ke berapa ya ? Yaa tanyakan saja langsung ke Fira.

Saya pernah juga membahas bukunya ketika mengadaptasi film Garin Nugroho, Cinta Dalam Sepotong Roti, kedalam buku menjadi sebuah karya yang menarik untuk dibaca. Sudah lama memang buku ini terbit, kalau tidak salah tahuin 2005.

Foto: Fira Basuki
Kalau mendengarkan bukunya, bisa juga seperti apa buku Cinta Dalam Sepotong Roti.


Oh ya, saya juga tahun ini mendapatkan buku baru mengenai biografi Wimar Witoelar dimana Fira Basuki menjadi penulisnya juga.

No responses yet

Jun 06 2007

Power of syukur (1)

Published by asep under Archive, Blog, Wisdom

Syukur, sikap berterima kasih kepada lingkungan dan kepada Maha Pencipta merupakan obat dari segala keresahan. Dengan bersyukur segala kesedihan terasa terobati, semua kesulitan menjadi ringan, rasa amarah menjadi reda dan pandangan kita ke dalam dunia menjadi sejuk.

Mengapa rasa syukur ini perlu dipelihara ? Kemanapun kita memanndang dan membaca kadang-kadang suram dunia ini. Seringkali media menawarkan berita yang meresahkan. Itulah mengapa rasa syukur menjadi modal penting dalam kehidupan kita. Sikap untuk senantiasa bersyukur muncul dari kekuatan spiritual, kekuatan pikiran dan kekuatan aksi.

Kekuatan spiritual disini maksudnya adalah kehidupan keagamaan kita yang menggali nilai-nilai untuk menghargai kehidupan ini. Hidup ini adalah berbagai pandangan agama merupakan perantara untuk kehidupan yang lebih baik dan abadi. Dengan mensyukuri umur ini maka terdapat landasan kuat spiritual bahwa semua yang ada dalam perjalanan waktu ini ada kaitan dengan proses penciptaan alam semesta.

Kehadiran kita sebagai indvidu, bukanlah kecelakaan. Bukan juga karena tidak sengaja. Kehidupan kita sebagai individu adalah bukti kasih sayang Maha Pencipta. Sama seperti penciptaan mahluk lainnya dan berbagai benda di langit seperti matahari, pasti ada tujuannya.

Nilai transendental inilah yang membuat semangat hidup ini masih menyala. Di tengah berbagai kesulitan, tekanan, desakan kehidupan, kerumitan di kantor dan kepala pusing memikirkan keluarga dan kuliah, maka nilai fundamental reiligius inilah yang “menghidupkan” diri kita supaya tidak menjadi “mayat hidup”.

Hidup menjadi lebih berarti. Seperti dikatakan oleh sebuah ungkapan, hidup sekali, menjadi berarti.

Tengoklah, kehidupan kita. Apakah ada rasa syukur mengenai nafas yang kita hirup, degup jantung dan berbagai tanda kehidupan dalam diri kita ? Perangkat spiritual inilah yang akan mengangkat semangat kita tetap menyala, mengarungi kehidupan dengan senyum, dengan pikiran positif dan dengan ketenangan.

No responses yet

Jun 03 2007

Sudahkah menamatkan buku suci ?

Published by asep under Archive, Books

Pertanyaan ini muncul ketika mendengarkan obrolan subuh mengenai kehidupan. Ya sudahkan kita menamatkan (istilahnya khatam) buku suci kehidupan kita, panduan kehidupan kita ? Tentu banyak alasan untuk mengatakan, wah sulit. Bahasanya asing. Istinya mesti dicerna. Tidak ada waktu.

Sebutkan seribu alasan. Anda akan menemukan alasan untuk tidak membaca, mengkaji dan menyelami buku suci dalam kehidupan kita. Namun hidup kita di dunia hanya sekali. Menjadi penting agar hidup ini berarti dan selamat.

Jika ditulis dalam bahasa bukan Indonesia, tentu sudah banyak terjemahnya. Kita memiliki akses langsung dengan terjemahnya. Nimati, kunyah dan jadikan bagian menu harian, mingguan dan bulanan buku suci kehidupan kita ini. Nilai buku keagamaan seperti ini sangatlah penting dalam memandu kehidupan.

Niscaya dengan banyak akses informasi kepada buku yang diciptakan-Nya untuk panduan hidup, akan sangat berarti nilai kehidupan kita ini.

No responses yet

Jun 01 2007

Jogging for your health

Published by asep under Archive, Blog

Ada beberapa cabang olahraga yang saya sukai. Saat sebelum pergi ke London, pemain reguler tennis di kantor dan di rumah. Meski tentu bukan seorang jagoan namun pada tahap akan profesional mungkin (!). Tentu ini cita-cita saja karena teman-teman sekantor banyak pemain tenis kawakan.

Selain tenis saya juga senang bermain bola basket, sepakbola (dengan anak saya) dan berenang. Namun semuanya memerlukan peralatan dan tempat. Pernah saya ikut klub selama setahun di London namun tidak bertahan lama karena waktunya mepet meski tempatnya berseberangan dengan kantor.

Jogging ternyata menjadi pilihan yang mudah bagi saya. Jogging atau lari-lari kecil sudah dilakukan sejak SMP sampai perguruan tinggi. Selama di Jakarta kadang-kadang juga jogging meski tidak nyaman karena panas. Selama di London secara reguler kebiasaan bisa berjalan lagi meski musim dingin absen dulu. Dan di tempat sekarang salah satu favorit tempat untuk jogging adalah Goodmayes Park. Jaraknya kalau jalan kaki sepuluh menitan tetapi kadang lebih senang mampir dengan naik mobil.

Jogging meski kelihatan ringan namun merupakan aerobik yang bila dilakukan reguler bisa meningkatkan daya tahan, mempersegar badan dan juga membuat jernih pikiran. Kalau kita seharian bekerja di depan komputer, dengan jogging yang hanya paling lama setengah jam bisa melatih mata melihat pepohonan yang hijau.

No responses yet

« Prev