Archive for December, 2007

Dec 17 2007

Blog pembangkit inspirasi

Published by asep under Archive, Archive, Blog, Books, Inspiration, Motivation

Hampir setahun sudah menulis di blog ini. Saya sudah mendapatkan kabar pertengahan Januari domain ini akan expire dan kemungkinan masih akan diperpanjang.

Tidak hanya blog pribadi ini yang saya buat tetapi juga blog yang ada kaitan dengan profes di media massa yakni Journalist’s Adventure..

Selain itu saya juga mengasuh blog karena latar belakang pendidikan di hubungan internasional yakni The Global Politics.

Beberapa blog lagi sudah lebih dari setahun namun belum berkembang pesat isinya.

Blog ini sementara akan diberi nama Jurnal Asep Setiawan. Meminjam istilah jurnal, buku harian atau juga karena latar belakang jurnalistik. Nama mungkin akan mempengaruhi isinya. Akan lebih banyak tulisan mengenai bagaimana blog ini menjadi sumber inspirasi para pengunjungnya.

Mulai dari hikmah kecila sampai mungkin kepada dikusi sejumlah buku dan karya yang menggugah semangat kita bersama. Menulis blog untuk sumber mata air bagian lebih baik bukan untuk orang lain sebenarnya. Namun bagi diri dan keluarga terutama.

Dua buku terakhi yang membangkitkan inspirasi tentang pembangunan jiwa, tentang pembangkit inspirasi adalah Novel Paulo Coelho The Alchemist dan Novel Habibburrahman El Shirazy Ayat Ayat Cinta. Kebetulan saya sempat berbincang dengan Kang Abik mengenai novelnya yang sudah dicetak lebih dari 150.000 eksemplar dan sedang dibuatkan versi layar lebarnya.

Saya ingin bercerita lebih banyak lagi mengenai Paulo Coelho ini. Demikian juga dengan novel Kang Abik Ayat Ayat Cinta dan beberapa novel lainnya.

Ada juga beberapa catatan yang ingin dibuat mengenai Dr Maxwell Maltz yang ketika saya masih berada di Tasikmalaya, bukunya Psycho Cybernetics memberikan manfaat banyak untuk tetap produktif.

Tentu berbagi pengalaman dan inspirasi menjadi sebuah dunia yang besar tetapi kecil ini menjadi indah bukan ? Melalui blog ini perbincangan menjadi hangat dan berarti. Semoga.

2 responses so far

Dec 16 2007

Ibunda, sebuah kenangan indah

Published by asep under Archive, Blog, Family, Wisdom

Mengenal ibunda yang melahirkan kita merupakan sebuah pengalaman batin sangat berharga. Pantas Nabi Muhammad hampir lima belas abad lalu mengatakan, surga ada telapak kaki ibunda. Kebahagiaan hakiki ada dalam ridha ibunda. Restu ibunda merupakan modal penting untuk menggapai kebahagiaan.

Sudahkah kita membahagiakan ibunda yang melahirkan dan menyusui kita? Saat masih kecil mungkin tidak begitu terasa jasa ibunda terutama, bersama ayahanda membesarkan kita.

Begitu beranjak remaja dan dewasa kemudian berkeluarga terasa sekali jasa yang begitu besarnya, sehingga tidak ada harta benda apapun yang bisa membalas kebaikan ibunda.

Sebenarnya banyak cerita untuk mengenangn keindahan hidup bersama dengan ibunda. Nasihat dan perhatiannya serta tekadnya untuk mendorong maju menjadi sangat penting dalam kehidupan seseorang.

Apapun persepsi kita kepada ibunda tetap harus melihat sisi positif. Itulah mengapa kembali Nabi Muhammad mengatakan pengabdian terhadap sesama dimulai dari ibu. Perintah memberikan penghormatan kepada ibu sampai diulang tiga kali. Kemudian baru kepada ayahanda. Ini mengingatkan betapa pentingnya memperhatikan dan membahagiakan ibunda manakala memang kita memiliki kemampuan.

Setidaknya dengan doa manakala kita jauh atau menyendiri akan memberikan kekuatan untuk senantiasa membuat ibunda tersenyum.

Jika kita mampu berprestasi, motivasi membuat ibunda bahagia merupakan salah satu pendorong keberhasilan kita.

No responses yet

Dec 16 2007

Mempersiapkan resolusi 2008

Published by asep under Archive, Blog, Family, Wisdom

Tutup tahun sering menjadi ajang evaluasi dan menulis resolusi tahun depannya. Mengapa perlu resolusi ? Tentu kita tahun jatah setiap tahun sama. Setiap orang, setiap lembaga dan organisasi memiliki modal sama : kurang lebih 365 hari.

Oleh karena itu tabungan waktu ini perlu dihemat agar menghasilkan sesuatu yang memberikan manfaat.

Resolusi atau tekad tahun depan perlu dituliskan dan dibeberkan. Baik untuk keperluan pribadi dan organisasi, tekad itu perlu dicatat.

Salah satu cara mudah membuat resolusi buatlah 10 sasaran tahun depan. Mulailah dari diri sendiri, keluarga kemudian karir.

No responses yet

Dec 13 2007

Menjadikan jalan spiritual modal utama hidup

Published by asep under Motivation, Wisdom

Dimanapun kita berada baik di London, Jakarta, New York, Washington atau di Tasikmalaya, tempat kelahiran saya, manusia adalah mahluk yang terikat waktu dan ruang. Dia memiliki batas dimana pada akhirnya akan meninggalkan dunia yang fana ini.

Layaknya sebuah perusahaan, akhir tahun adalah hari penghitungan, penghisaban apa yang telah kita capai.

Kesadaran akan batas waktu ini mendorong kita mempersiapkan sebuah kehidupan dibalik dunia ini. Percaya atau tidak ruh yang kita miliki akan menjalani dimensi kehidupan baru sesudah jasad ini habis masa tugasnya. Jasad itu seperti mobil atau kendaraan lain yang akan habis masa berlakunya. Mobil akan rusak suatu saat karena usianya sudah terlalu tua atau terjadi musibah di tengah jalan.

Inilah modal spiritual utama yang akan memicu semangat kepada pengabdian kepada kemanusiaan. Artinya, dengan batas waktu yang minimum - meminjam istilah ekonomi - ingin memaksimalkan keuntungan atau nilai tambah.

Apa nilai tambah kita untuk kehidupan ini ? Karena setiap detik berlalu berarti modal kehidupan ini berkurang, maka kita akan mengusahakan dengan semangat tinggi menjadikan kehidupan ini berarti bagi diri, keluarga dan umat manusia.

Semakin usia bertambah, semakin kecil peluang untuk mengabdikan diri ini, maka semakin efektif langkah yang diambil.

Jangan sia-siakan umur Anda untuk melamun atau menyesali yang sudah terjadi. Menyesali karena urusan pekerjaan, rumah tangga, karir, pergaulan atau kesehatan yang sering terganggu.

Tuhan Pasti Menciptakan kondisi diri kita saat ini dalam keadaan yang terbaik. Bersyukur pada kondisi terbaik inilah yang mendorong kita bangkit ruhani kita, fikir kita dan amal kita.

Semakin banyak bersyukur dengan kondisi sekarang, saat ini - betapapun buruknya itu - akan memperkaya modal spiritual kita.

Tahun depan akan lebih baik dari tahun 2007.

No responses yet

Dec 12 2007

Onghokham, sejarawan plus (koki jempolan)

Published by asep under Archive, Blog, Books, Podcast

Baru-baru ini telah terbit buku mengenang Onghokham: Onze Ong: Onghokham dalam Kenangan. Sebagai seorang sejarawan, Onghokham cukup produktif menulis di media massa. Beberapa buku juga lahir di tangannya. Meski spesialisasinya sejarah Jawa akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, namun wawasan sejarah ini menjadikan tulisannya kaya makna. Itu kata sejarawan Taufik Abdullah.

Bekal penguasaannya dalam sejarah ini menjadikan dia, kata Taufik Abdullah, memiliki daya komparasi yang kuat. Inilah keunggulan Onghokham dalam mengajak para pembacanya memahami sejarah yang relevan dengan masa kini.

Beberapa kali saya sempat melihat dia dalam diskusi di Harian Kompas ketika masih berada di Jakarta. Pandanganya kritis namun memang orangnya hangat dan akrab. Dia juga sering tampil di media massa terutama dengan kemampuannya memasak. Onghokham dikenal sebagai ilmuwan yang juga dekat dengan kalangan selebriti.

Keahliannya sebagai koki sudah dikenal banyak sahabat dan koleganya. Inilah yang juga menjadi brand dari Onghokham.

Rekaman pembicaraan dengan Taufik Abdullah, Dede Utomo dan Asvi Warman Adam yang memasukkan tulisan dalam bukunya berjudul Once Ong Onghokham dalam Kenangan sekarang dapat Anda dengarkan. Buku ini menurut berita dari Kompas berisi sekitar 52 artikel sahabatnya dari dalam dan luar negeri.

No responses yet

« Prev