Archive for January, 2008

Jan 29 2008

Jika anda berfikir bisa, pasti bisa

Saya membaca kalimat ini ketika berkunjung ke kolam renang Al Ma’soem di Cicalengka, Bandung. Sebuah kalimat yang kuat menggambarkan kehebatan Al Ma’soem yang mengembangkan bisnisnya dari pom bensin.

Bagi warga di Cicalengka, nama Al Ma’soem identik dengan pengusaha besar. Dia memulai usaha dari kecil kemudian masuk bisnis pom bensin lalu diversifikasi kedalam bisnis supermarket, pengembangan lembaga pendidikan dan lainnya. Saya tidak persis saat ini seberapa besar aset Al Ma’soem ini.

Kalimat itu mencerminkan tekad seorang Al Ma’soem dalam melangkah. Dunia entrepreneur memang tidaklah mudah. Dunia usaha ini penuh dengan risiko dan banyak orang juga telah hancur ditelan kegagalan. Namun mereka yang masih yakin bahwa kegagalan adalah hal biasa biasanya akan sukses.

Al Ma’soem adalah segelintir entrepreneur Indonesia yang gigih. Jika dia menuliskan kalimat itu di dinding kolam renang miliknya tentu ada maksudnya. Para pengunjung kolam renang akan berfikir bahwa kesuksesan adalah buah dari keyakinan.

Jika Anda yakin maka pasti bisa dilakukan. Jika Anda berfikir besar maka hal-hal besar akan Anda lakukan. Jika Anda berfikir percaya akan diri sendiri maka akan berhasil.

No responses yet

Jan 26 2008

Car Boot Sale

Published by asep under Archive, Blog

Jika Anda pernah ke Inggris, barangkali istilah Car Boot Sale atau jualan dari bagasi mobil, itu isitilah mulanya, cukup dikenal. Bahkan sangat akrab ditelinga para mahasiswa Indonesia di Inggris.

Dulu ketika kuliah di Birmingham University, menjadi langganan rutin istri saya bersama rekan-rekannya dari Malaysia untuk jalan-jalan ke desa melihat-lihat ajang Car Boot Sale.

Layaknya pesta rakyat, Car Boot Sale tidak semata-mata menjual barang. Namun sudah menjadi kebudayaan melekat memanfaatkan barang-barang bekas atau tidak terpakai lagi untuk dijual dengan harga murah.

Pernah ketika di dekat rumah di Essex ada Car Boot Sale kecil mampir untuk menjadi buku bahasa Perancis buat anak saya. Eh ternyata lumayan dengan uang kurang dari satu pound dapat kamus bahasa Perancis.

Bahkan kita bisa berburu berbagai barang yang terlihat antik juga. Sejumlah pejabat Indonesia yang saya dengar juga tidak ketinggalan berburu barang antik ini di seputar London dan kota-kota terdekat.

Car Boot Sale memang merupakan tradisi yang mencerminkan rasa apik dan ekonomis terhadap barang-barang di rumah. Jika Anda misalnya mau meninggalkan Inggris karena masa studi sudah selesai barang-barang seperti komputer biasanya diobral.

Namun masyarakat Inggris juga sering datang ke tempat-tempat Car Boot Sale ini untuk menjual sejumlah barang yang dikatakan sudah tidak dipakai lagi atau kurang cocok setelah lama beli. Dengan sewa pitch atau tempat parkir £ 12 minimum bisa menjual barang yang dipajang seadanya.

Harganya pada umumnya memang tidak puluhan atau ratusan pound - meski ada pula yang harganya cukup mahal - namun rata-rata dijual dengan harga ribuan rupiah kalau di kurskan ke rupiah.

Jadi barang itu tidak usah dibuang tetapi di daur ulang. Lucunya di sekitar rumah juga kadang-kadang ada anak-anak memajang meja dan kemudian menaruh barang seadanya seperti boneka atau buku bekas dengan harga sangat murah. Sungguh kreatif !

Musim panas biasanya musim Car Boot Sale yang meriah. Jadi kalau ke Inggris jangan lupa mampir dan cari Car Boot Sale setiap Sabtu atau Minggu. Atraksi menarik, murah meriah dan menjadi kenal dengan budaya orang Inggris.

No responses yet

Jan 21 2008

Ayat Ayat Cinta: The Movie

Published by asep under Archive, Blog, Books, Inspiration, Podcast

 Film yang diangkat dari buku best seller ini merupakan sebuah perpaduan antara kisah kisah kasih seorang mahasiswa Al Azhar di pengembaraan di Mesir tepatnya di Cairo dengan tiga dara. Sang mahasiwa cerdas dan shaleh, Fahri bin Abdillah berjuang untuk mendapatkan ilmu di negeri Mesir. Kebaikannya, ketekunannya dan kesalehannya dalam mendalami Al Quran dan Islam membuahkan kepribadian yang kuat.

Bahkan dalam ihwal cinta pun. Fahri memilih jalan yang lurus sesuai dengan panduan Islam. Dia bukan seorang yang sembarangan dalam menentukan pilihan. Dalam kalbunya menginginkan bidadari di dunia ini yang menyelamatkan dirinya di akhirat.

Maria Girgis alias Maria adalah gadis belia yang mengagumi Fahri karena satu flat dengannya. Tidak segan mengirimkan minuman dingin rasa buah untuk menyatakan rasa kagumnya sekaligus rasa cinta. Maria ini juga yang diujung cerita dinikahi pada saat terakhir sebagai istri kedua namun meninggal dunia.

Maria adalah seorang Kristen yang mengagumi Al Quran bahkan hapal beberapa ayat Al Quran. Dia pula yang menyelamatkan Fahri dari jurang penjara karena fitnah. Maria ada personifikasi “bidadari” yang bukan masuk dalam kategori dan impian Fahri namun Maria jatuh hati setengah mati kepada Fahri.

Nurul, sang aktivis di Cairo juga menyimpan hati kepada Fahri. Namun karena sudah dijodohkan di Indonesia maka kisah kasihnya tidak berlanjut. Fahri menganggap Nurul terlalu tinggi untuk dirinya.

Tokoh protagonis muncul dari diri Noura yang cintanya tidak dibalas oleh Fahri. Noura inilah yang mengaku diperkosa oleh Fahri kemudian setelah menikah dengan Aisha malah dipenjarakan menjelang bulan madu di apartemen mewah. Setelah melalui penjara Mesir yang ganas, Fahri dibebaskan dari dakwaan yang mengatakan memperkosa Noura hingga hamil di subuh hari. Ternyata kehamilannya disebabkan ayah tirinya yang kejam.

Aisha sudah jatuh hati ketika pertama kali ditolong Fahri di kereta api di Cairo saat mau mengaji. Dia menolong dia dari kejahilan orang setempat. Wanita berjilbab dan bercadar keturunan Turki ini ternyata orang super kaya karena ibunya yang gigih dan intelek.

Saya kira kisah cinta dari buku Ayat Ayat Cinta ini penuh dengan kalimat-kalimat menggurui dari khasanah Keislaman. Namun cara menempatkan kalimat-kalimat dan ayat-ayat serta hadis ini oleh penulisnya Habiburrahman El Shirazy menjadikan novel ini menggetarkan untuk dibaca.

Sebuah kisah cinta yang indah, penuh dengan gejolak dan ketegangan. Kang Abik - panggilan akrab Habiburrahman- meramu cerita ini dengan setting Cairo. Karena dia mahasiswa Al Azhar sendiri, maka setting panasnya apartemen di Cairo bisa digambarkan.

Namun novel pembangunan jiwa yang disebut Kang Abik ini tidak bisa semuanya diterjemahkan ke layar lebar. Saya sendiri belum menontonnya namun Ayat Ayat Cinta ini memang fenomenal. Ketika wawancara dengan Kang Abik untuk rubrik Kabar Buku BBC dan penerbitnya, setidaknya 140 ribu eksemplar telah diterbitkan.

Picture taken from Ayat-Ayat Cinta The Movie

4 responses so far

Jan 21 2008

Smile,life is too short

Published by asep under Archive, Blog, Inspiration, Motivation, Wisdom, career

Kalimat itu saya dapatkan ketika melewati stasiun underground Noting Hill Gate di London. Smile, life is too short. Kalimat itu dipajang seorang pengamen musik di tube London.

Tersenyumlah, hidup ini terlalu singkat. Kalimat ini mengajak kita menyungingkan senyum kepada kehidupan karena di dunia ini kita mengembara sebentar saja.

Merenungkan kembali kalimat itu, banyak hikmah bisa diambil. Di tengah berbagai kerumitan dan masalah melanda diri kita, ternyata jarang sekali kita tersungging tersenyum kepada kehidupan itu. Wajah kita cemberut dan serius sehingga semakin memperparah bentuk wajah kita. Kerut di kening semakin banyak, bentuk bibir menurun dan wajah menjadi kurang ramah.

Semua dilihat serius. Semua dipandang masalah. Inilah salah satu bekal yang bisa membawa kepada kita penderitaan dan kesulitan.

Hidup ini terlalu pendek untuk cemberut. Tersenyumlah. Mulailah untuk tersenyum kepada orang terdekat di rumah, kepada istri, suami, anak-anak, orang tua, kakak, adik, kolega di tempat kerja dan orang yang kita temui di jalanan.

Senyum akan memberikan kegembiraan kepada orang lain. Kegembiraan yang diterima orang lain adalah hadiah yang akan memberikan kehidupan lebih baik kepada kita. Meski kita sedang dirundung malam, tetaplah tersenyum karena muka cemberut kadang tidak mengubah situasi menjadi baik.

Hidup ini memang terlalu pendek hanya merenungkan kegagalan, kesulitan, ketidakpuasan, kemarahan dan kemunduran. Hidup ini jangan sampai didominasi oleh pikiran putus asa dan kesedihan karena akan menjadikan kita lebih menderita.

Di belakang berbagai kesulitan itu biasanya ada kemudian. Sesudah tanjakan pasti akan ada turunan. Setelah malam niscaya akan ada siang. Setelah melalui kegelapan kemungkinan akan ada titik terang.

Bekal hidup ini sangatlah berkurang apabila kita memulai kerja dengan muka runyam.

Senyum adalah sedekah, demikian Nabi Muhammad SAW, 14 belas abad lalu.

Motivator dari Amerika, Zig Ziglar mengatakan: “Life is too short to spend your precious time trying to convince a person who wants to live in gloom and doom otherwise. Give lifting that person your best shot, but don’t hang around long enough for his or her bad attitude to pull you down. Instead, surround yourself with optimistic people.”

Dengan kata lain senyuman akan meredakan ketegangan, menambah sehat tubuh dan tidak jarang menyelesaikan persoalan yang rumit.

2 responses so far

Jan 17 2008

The Road to Allah

Published by asep under Archive, Blog, Family, Inspiration, Motivation

The Road to Allah adalah judul buku karya Jalaludin Rakhmat yang terbaru. Saya baru saja berbincang mengenai buku yang terbit tahun lalu ini. Dalam perbincagan ini ada beberapa kata yang berkesan.

Kang Jalal, begitu akrab dipanggil, mengatakan bahwa kehidupan ini sebenarnya adalah perjalanan kembali kepada Tuhan. Setelah kita diciptakan Allah untuk hidup di bumi ini kita akan kembali kepada Sang Pencipta.

The Road to Allah: Tahap-Tahap Perjalanan Ruhani Menuju Tuhan karya Kang Jalal ini menawarkan pendekatan tasawuf dalam memahami perjalanan hidup itu. Buku ini seperti dipaparkan, Kang Jalal, merupakan kumpulan ceramah. Namun demikian tasawuf disini dibeberkan dengan bahasa sederhana.

Kalimat menarik dari Kang Jalal lainnya adalah bahwa ada hambatan dalam hidup ini untuk mencapai Sang Maha Pencipta. Dialah kesombongan. Kesombongan meskipun hanya sedikit akan menjadi penghalang dalam menjalani kehidupan ini.

Oleh sebab itu diperlukan cinta, kata Jalaluddin Rakhmat, dalam menuju Tuhan. Dengan mengutip penyair Jalaluddin Rumi yang hidup 800 tahun lalu, Kang Jalal menyebutkan bahwa dengan cinta maka perjalanan menuju Ilahi ini akan begitu indah. Menunaikan semua amnat Ilahi ini tidak lagi merupakan sebuah rangkaian ancaman dan pahala namun merupakan sebuah perjalanan penu dengan cinta.

Dengarkan selengkapnya:

3 responses so far

Jan 17 2008

Tools for Virtual Office

Bagi yang selalu menulis di depan komputer plus menggunakan koneksi internet, kadang-kadang perlu kelengkapan setaraf dengan kantor. Ada tempat menyimpan dokumen, ada tempat menyimpan gambar, edit tulisan atau melakukan komunikasi. Semuanya dapat kita lakukan dengan sejumlah program bahkan sebagian free.

Situs Digital Inspiration beberapa waktu lalu mengeluarkan paparan menarik mengenai essential tools for virtual office.

Sebagian dari tools yang penting itu adalah Google Calendar, Google Docs,Skypes untuk ngobrol dan komunikasi, Box.net untuk online storage.

Sejumlah pelengkap lain dalam berkantor juga diulas dalam Digital Inspiration ini. Saya kira cukup bermanfaat dalam membuka wawasan menggunakan perangkat internet ini.

Mungkin di beberapa wilayah di Indonesia sulit dibuka namun setidaknya dengan informasi ini bisa dimanfaatkan di masa mendatang.

Produktivitas bisa ditingkatkan jika kita mampu memanfaatkan teknologi ini. Jangan sampai duduk di depan komputer hanya for fun sehingga habis waktu kita sia-sia.

No responses yet

Jan 08 2008

Trend buku 2008

Published by asep under Archive, Blog, Books, Podcast

Apa yang akan menjadi trend dalam penerbitan buku tahun 2008 di Indonesia ? Jawaban singkatnya adalah fiksi dan referensi. Novel karya manusia Indonesia masih akan merajai. Mereka kini menjadi selebriti baru yang dielu-elukan pembacanya. Laskar Pelangi, misalnya, menjadi pusat perhatian banyak orang.

Kang Abik alias Habiburahman El Sirazy juga banyak diminati orang karena karyanya Ayat-Ayat Cinta. Demikian juga penulis-penulis muda lainnya menjadi idola banyak orang.

Jika Anda mencari inspirasi untuk meledak tahun 2008, tulislah novel. Namun untuk novel ini ada catatannya. Tidak hanya khayalan semata-mata di entah berantah, tapi bisa menyerempet setengah riwayat hidup Anda. Jika Anda pernah ke Perancis, Inggris atau Mesir, maka setting tempat itu yang pernah dikunjungi dan ditempati bisa jadi daya tarik tersendiri.

Selain itu, buku referensi lengkap baik agama maupun umum menjadi incaran berbagai rumah tangga di Indonesia. Referensi ini tidak hanya untuk pamer tetapi juga memang fungsional. Tahun 2008, buku-buku referensi tetang berbagai masalah akan menjadi incaran banyak orang. Formatnya tebal harganya selangit, tetapi konon masih ditunggu orang.

Selengkapnya dapat disimak dalam kajian buku:

3 responses so far

Jan 07 2008

Menulis (blog) adalah ibadah

Hmm, saya mendapatkan istilah menulis adalah ibadah dari Abu Al Ghifari dengan karyanya Kiat Menjadi Penulis Sukses. Buku ini sudah lama tidak dibaca namun belakangan dilihat lagi, ternyata cukup relevan untuk para blogger. Menulis adalah ibadah sebuah kata kunci yang bisa memberikan semangat bagi para blogger diseantero nusantara dan buana.

Mengapa kalimat ini penting ? Bagi sebagian blogger menulis mungkin hobi. Mungkin pula mengisi di waktu senggang. Tidak banyak juga yang mengisi menjadi mata pencaharian. Semuanya benar dan semuanya sah. Dimana internet telah menjadi penghubung cepat antar individu di muka bumi, maka komunikasi melalui blog menjadi sebuah keniscayaan.

Mengapa dianggap ibadah? Alasan Abu Al-Ghifari karena dengan menulis banyak orang dibukakan hatinya, disebarkannya ilmu pengetahuan dan menjadi kunci dalam memahami suatu permasalahan. Dengan demikian maka informasi dan knowledge menjadi milik bersama. Penyebaran informasi yang bermanfaat ini dapat memberikan nilai tambah kepada orang yang menggunakannya. Betapa indahnya kehidupan di muka bumi jika para blogger ini bisa saling mengisi ilmu pengetahuan.

Ibadah dalam bahasa sederhana adalah pengabdian. Pengabdian kepada Yang Maha Esa. Jika ini menjadi motivasi, kata Abu Al Ghifari, maka semangat menulis akan tinggi. Dia tidak hanya bermotifkan materi yang fana namun sebuah gairah untuk memberikan informasi dan ilmu seluas-luasnya semata-mata dalam pengabdian kepada-Nya. Inilah yang menjadi tenaga dahsyat siapapun yang bisa memiliki kemampuan dasar sebagai seorang insan. Energi ini pula yang akan mengembangkan budaya, teknik dan kemampuan di kalangan para blogger.

Jika sementara ini menulis karena tuntutan karena ada tujuan tertentu, entah ekspresi diri atau keinginan menambah finansial Anda, maka motif ibadah tampaknya tidak akan padam. Dia akan berkembang cepat menjadi sebuah kekuatan dahsyat.

3 responses so far

Next »