Archive for February, 2008

Feb 08 2008

Pembelajar.com, mata air inspirasi

Pembelajar.comDari judulnya sudah diketahui bahwa situs pembelajar.com merupakan sumber untuk belajar. Dari penampilannya dapat ditebak isinya akan menggali banyak inspirasi untuk kesuksesan kehidupan, keluarga, dan bisnis.

Pembelajar.com menjadi lebih lengkap dengan para motivator yang produktif. Setiap kali membaca artikel di dalamnya kita akan menemukan seperti mata air yang tiada hentinya memuaskan dahaga pembacanya. Untaian motivasi dan dorongan di dalamnya niscaya bisa memberikan nafas lega menatap masa depan.

Di tengah berbagai persoalan yang menghimpit di Indonesia pembelajar.com merupakan angin segar dalam mendongkrak semangat mereka yang sedang tertimpa kesulitan. Membacanya sedikitnya menghibur dan memberikan harapan. Mengaktualkan apa yang menjadi isinya tentu memberikan gairah baru untuk maju.

Jajaran penulisnya seperti Jennie S Bev, Andreas Harefa, Andrie Wongso dan lainnya merupakan jaminan akan bobot artikel di dalamnya. Kalimat-kalimat yang ditulis dalam bentuk ringan, renyah dan komunikatif bisa memancing inspirasi baru.

Saya boleh mengatakan inilah salah satu mata air inspirasi yang bisa memberikan daya dorong bagi para pembacanya. Apapun profesi dan kedudukannya, membaca pembelajar.com memberikan wawasan baru di tengah era global ini.

5 responses so far

Feb 07 2008

Musim Semi, Saat Tepat ke London

Published by asep under Archive, Blog, London

Big BenMusim semi sudah diambang pintu. Matahari sekarang dengan setia muncul bersama sinar suryanya. Setelah begelap-gelap sejak November, saatnya menikmati curahan sinar matahari. Musim semi bagi kebanyakan orang Inggris berarti senyum dan bunga.

Kini saatnya juga bercocok tanam untuk dipanen musim panas. Kita bisa menanam jagung, runner bean, tomat atau timun Inggris. Sayuran akan semarak kalau ditanam sekarang sehingga musim panas  bisa makan lalapan.

Tahukah bahwa musim semi juga merupakan panen wisatawan? Sekitar tiga juta orang berkunjung setiap tahun ke London. Mereka datang dari mancanegara. Jadi kalau jalan-jalan di London kita seperti turis saya maen foto sana sini.

Suasana udara yang segar menjadi dambaan setiap orang yang berkunjung. Musim semi adalah musim bunga. Bagi Anda yang bulan madu tampaknya cocok berkeliling di London menikmati bunga, taman yang luas dan aroma segar udara disini.

Kita bisa berputar-putar di Hyde Park sampai lelah, duduk dengan santai sambil tidur-tiduran atau naik boat sewaan sambil mendayung. Di taman ini pula ada semacam monumen Putri Diana.

Di depan Istana Buckingham juga ada taman luas untuk menikmati udara dan pemandangan yang nyaman. Ataubisa juga berjiarah ke Istana Kensington tempat Lady Diana dulu tinggal.

Puluhan taman lainnya juga terhampar di London dengan arena bermain anak-anak yang aman.

Waah pokoknya inspirasi yang menarik kalau Anda menjadwalkan kunjungan ini bulan-bulan Maret-April dan Mei sebelum musim panas datang bulan Juni.

Saya masih ingin bercerita mengenai objek yang menarik untuk dikunjungi, siapa tahu ada kesempatan datang ke London.

4 responses so far

Feb 06 2008

Weblog Tutorial

Published by asep under Archive, Blog

TutorialSungguh mengagumkan blogger Indonesia di planet bumi ini. Mereka tidak kalah dengan blog berbahasa Inggris. Blogger Indonesia boleh disebut sudah makin maju dan bahkan melaju pesat. Kalau kita lihat internet users di Indonesia yang konon lebih dari tiga jutaan (please check again), maka penulis blog mungkin juga jutaan jumlahnya.

Di Cina sendiri sudah mencapai 25 juta penulis blog. Mulai dari hobi sampai dengan subversi. Bahkan sekarang terungkap bahwa banyak musik yang dimuat di situs Cina sedang digugat karena dianggap bajakan. Itulah sebabnya maka sensor dibuat di Cina.

Menjelajah blog bahasa Indonesia dari Sabang sampai Merauke juga mengasyikan. Ekspresi seni dan emosi serta logika semakin subur. Itulah sebabnya banyak bermunculan komunitas bloger, selebriti blogger dan ‘guru’ blogger.

Karena latar belakang bukan dari ilmu komputer tetapi pernah menjadi editor online Kompas Cyber Media atau Kompas Online maka memperhatikan teknik dan tips menggunakan blog dan html merupakan keasyikan tersendiri.

Fatih Syuhud membuat sebuah tutorial sendiri mengenai WordPress.

Malah ada lagi yang blog tutorial lengkap dengan promosi bisnis. Namanya: Blog Kang Rohman.

Kelihatannya semakin kaya dan berkembang. Saya belum sempat melihat-lihat lagi blog tutorial ini, tapi bisa Anda tambahkan sendiri.

Saya sendiri masih tertarik untuk menambah daftar tutorial ini, belajar kepada guru senior soal web ini.

No responses yet

Feb 04 2008

Bagaimana jalan-jalan di London dengan murah

Published by asep under Archive, Blog, London

LondonSaat kedatangan sahabat dari Indonesia, langkah pertamanya mengingatkan bahwa jalan-jalan di London murah ongkosnya. Dengan bekal membeli tiket tube (kereta bawah tanah), bus, trem dan DLR (Dockland Light Railway- kereta tanpa pengemudi alias otomatis) cukup mengeluarkan uang hampir 6 poundsterling.

Benar ! Anda mungkin tidak percaya. Tiket itu namanya one day travelcard. BIsa dibeli di berbagai stasiun underground di London. Namun untuk lebih leluasa sampai bisa berkunjung ke museum GMT dimana jam 00.00 dimulai maka perlu membeli tiket one day travelcard zone 1-4. Tepatnya harga sekarang ketika ditulis £ 5,9.

Kalau Anda masih berminat naik bus keliling turis harganya bisa lima kali lipat ! Berkeliling London tidaklah bisa dilakukan satu hari. Setidaknya perlu satu minggu kalau ingin lengkap. Satu atau dua hari mungkin bisa mengunjungi tempat penting.

Tulis daftar situs turisme yang penting di London terlebih dahulu. Tentu bisa dimasukkan Buckingham Palace, Westminster Abbey, Big Ben, Trafalgar Square, Tower of London, British Museum, West End (shopping area) dan Hyde Park.

Anda bisa juga menambahkan misalnya berkunjung ke London Central Mosque, 10 Downing Street (kantor perdana menteri), Science Museum (tempat favorit anak-anak), Natural History Museum dan berlayar di Sungai Thames.

Jadi langkah pertama ketika sudah sampai di hotel, maka cari tube station terdekat dan tanyakan one day travel card zone 1 to 4.

14 responses so far

Feb 02 2008

Tempat peristirahatan terakhir

Saya baru saja hadir dalam pemakaman salah seorang warga senior London. Beberapa tahun lalu pernah ikut menyalatkan jenazah tetapi tidak sampai ke pemakaman. Ungkapan yang sering kita dengar, mereka disemayamkan di “tempat peristirahatan terakhir”.

Ya tempat peristirahatan terakhir !

Kemana lagi kalau kita juga semua akan melalui tempat peristirahatan terakhir sekalipung bisa di Amerika Serikat, di Inggris atau di Indonesia. Tempat itulah yang akan menjadi terminal akhir dari perjalanan kita menuju sukses di dunia. Tempat ini tidak mewah melainkan lubang dengan lebar tidak kurang dari satu meter dan panjang tidak lebih dari dua meter. Pakaian yang dikenakan juga hanya kain kafan putih. Sungguh sederhana dan simple.

Di tempat inilah sesungguhnya ukuran kesuksesan ini dilihat. Semakin banyak kebaikan kita akan semakin besar orang yang menangisi dan menghormati kita.

Steven Covey pernah memberikan contoh, tidurlah di peti jenazah. Bayangkan apa yang Anda lihat. Apakah orang di sekeliling menangisi kepergian kita. Atau malam mereka tertawa terbahak-bahak seolah-olah lepas dari beban kita. Semakin banyak yang sedih akan kepergian kita, semakin nyata banyak hal-hal positif dalam kehidupan kita.

Bagi kita yang masih hidup, hikmahnya, gunakan waktu sebaik mungkin. Buatlah kebaikan sebanyak-banyaknya. Kepada ibu, bapak, kakak, adik, teman hidup, sahabat, kolega di kantor, masyarakat yang dekat dan jauh.

Caranya ? Banyak sekali. Bagi seorang penulis, produktiflah memberikan makna hidup untuk mengobarkan semangat sesama manusia. Bagi seorang pebisnis, raih untung sebesar-besarnya untuk menyumbangkan dana bagi kebaikan. Bagi pemimpin pemerintah, buatlah kebijakan yang mensejahterakan masyarakat. Bagi rakyat biasa, buatlah negeri ini tenteram dan sejahtera dengan ikut bekerja keras.

Daftar panjang sumbangsih kita tidak akan pernah bisa ditulis semuanya. Sebelum pintu menuju tempat peristirahata terakhir ini dibuka, saatnya sekarang ini bangkit untuk produktif, positif, optimis dan menebarkan kebaikan tanpa kenal lelah.

No responses yet

« Prev