Archive for May, 2008

May 18 2008

Dimana Anda menyimpan foto?

Published by asep under Archive, Blog

Foto tentu merupakan kenangan berharga bagi kita. Di era internet ini dimana bisa menyimpan foto yang aman dan gratis. Grafik di kanan ini bisa memberikan sedikit gambaran mengenai perkembangan situs penyimpan foto.

Meski sudah ketinggalan dua tahun, namun sedikit banyak memberikan gambaran bahwa banyak alternatif untuk menyimpan kenangan kita.

Apalagi bagi mereka yang memiliki foto dokumentasi keluarga mungkin bisa disimpan di beberapa tempat jika ada kekhawatiran akan hilang kelak. Tentu saja tidak hanya penyimpan khusus foto ini yang dapat dimanfaatkan. Kita juga bisa memajangnya di blog mana saja seperti Blogger atau Wordpress. Semuanya tidak akan diminta bayaran asal memenuhi ketentuan. Platform blog lainnya juga menarik kalau digunakan untuk menyimpan dokumentasi. Siapa tahu nanti diperlukan?

 

No responses yet

May 18 2008

Blogger Buku membuat demokrasi beropini

Published by asep under Archive

Ungkapan Taufik Rahzen, budayawan dan pencinta buku memang menyentakkan saya. Blogger buku merupakan sarana demokratisasi pemaknaan buku. Tafsiran buku tidak lagi didominasi media-media besar yang harus melalui proses editorial. Tepat atau tidak resensi yang dilakukan para blogger terhadap buku buku yang terbit tidak menjadi soal. Desentralisasi pendapat itu yang akan memberikan kontribusi besar dalam masa depan dunia buku.

Pendapat Taufik ini memang benar. Kaum blogger buku yang selama ini digarap sambilan akan semakin serius karena ternyata seperti dikemukakan blogger buku, Endah Sulwesi, penerbit buku sekarang dengan senang hati meminta blogger ini untuk merensinya. Artinya mereka membaca kemudian memberikan pendapatnya. Namun diakui Endah, memberikan penilaian itu kadang-kadang mengandung resiko. Apalagi jika dia kenal dengan penulisnya. Namun tetap kejujuran penulis blogger inilah yang akan memberikan makna lebih jauh arti sebuah buku.

Berkumpulnya blogger buku ini tampaknya memang menggembirakan. Ini merupakan sebuah pengakuan terhadap hobi yang kemudian juga dihargai oleh para penerbit dan pencinta buku. Coba saja kita berkelana di alam maya, akan banyak sekali situs resensi buku baik yang berbahasa Indonesia atau asing. Kalau para blogger ini serius dengan hobinya niscaya mereka juga akan dibutuhkan dalam peluncuran buku dan pameran buku di masa mendatang.

Dengarkan ulasan selengkapnya tentang Blogger Buku

One response so far

May 16 2008

Pertemuan blogger buku di Jakarta

Published by asep under Archive

Mumpung masih ada kesempatan, bagi para pencinta buku bisa hadir dalam acara para blogger buku. Judulnya : Temu Blogger Buku se-Indonesia.

Undangannya:

Hari/Tanggal : Sabtu, 17 Mei 2008
Pukul : 1100- 1400 WIB
Tempat : Mata Hari Domus Bataviasche Nouvelles Cafe
Jl Veteran I / 30-33 Jakarta Pusat, telp 021-3840127

e-mail: indonesiabuku@gmail.com
(sebelah barat Masjid Istiqlal atau utara Monas atau
bersebalahan dengan Markas Besar AD)

Pembicara : Taufik Rahzen (budayawan dan kolektor buku)
Hetih Rusli (editor Gramedia Pustaka Utama)
H Tanzil (moderator milis resensibuku dan pasarbuku

Buku Yang Kubaca
http://bukuygkubaca.blogspot.com/

Selengkapnya bisa dibaca juga di blogger buku Endah Sulwesi.

 

One response so far

May 15 2008

Mulai dengan hari baru

Published by asep under Archive

Hari baru senantiasa membawa angin segar. Hari baru ketika kita terbangun kadang-kadang membawa kebahagiaan tertentu. Hari baru bisa juga membawa kesedihan dan kegelisahan ketika tugas menunggu di hari baru ini.

Yang pasti modal kita 24 jam merupakan sebuah harta yang sangat bernilai.Semua orang kaya miskin, pintar tidak pintar, di Barat maupun di Timur tetap diberi jatah 24 jam setiap hari. Asalkan dia pandai menggunakannya niscara hari baru membawa angin baru.

Waktu kita hidup ini memang terbatas. Mungkin 10, 20, 30, 40 atau mungkin 100 tahun. Jika kita hitung secara matematika malah mungkin waktu tidur kita lebih banyak daripada waktu bangun kita. Jadi alangkah ruginya kita hidup ini jika ketika terbangun pun tidak membawa kebahagiaan dan ketenangan.

Kadangkala kita juga mengutuk waktu. Membenci waktu dan dikejar waktu. Saatnya kita berubah.

Waktu perlu dipandang sebagai karunia yang sangat berharga. Oleh sebab itu saat detik berjalan merupakan modal sangat bernilai. Saat kita menoleh ke belakang, menembus waktu dalam sejarah kehidupan kita maka akan sangat bernilai kehidupan itu. Jangan kita sia-siakan.

No responses yet

May 14 2008

Sudahkah hari ini lebih baik dari kemarin

Published by asep under Archive

Ciri orang yang cerdas dan kreatif adalah membentuk hari ini lebih baik dari hari kemarin. Dan hari esok lebih cemerlang dari hari ini.

Jika Anda hari ini mendapatkan ujian apapun namanya dan seberapa berat ujian itu, maka dianggap hari ini bernasib buruk. Apakah ini berarti hari ini lebih baik dari kemarin yang tidak mengalami apa-apa ?

Belum tentu juga. Salah satu menyikapi kemalangan yang menimpa kita hari ini adalah tentu dengan memperbaiki sikap kita. Bisa jadi kita tertimpa kemalangan tetapi sikap kita merespon dengan lebih baik darikapapun. Itulah makna sebenarnya hari ini lebih baik dari kemarin.

One response so far

May 12 2008

Seminggu ini cuaca London cerah

Published by asep under Archive

Sungguh tidak terkirakan gembiranya ketika selama seminggu ini cuaca cerah, panas rata-rata diatas 23 derajat Celcius di siang hari dan malam rata-rata belasan derajat. Media disini menggambarkan orang Inggris terpuaskan untuk berjemur selama seminggu ini.

Ya memang berjemur itulah yang ditunggu-tunggu orang London dan Inggris umumnya. Berjemur di taman-taman, berleha-leha dan membaca buku serta bercengkrama bersama keluarga.

Ketika saya ke Central London, memperhatikan bagaimana taman Grosvernor Square penuh dengan orang yang menikmati makan siang. Tentu makan siang disini bukan nasi tetapi sandwich, roti plus daging atau sayuran.

Matahari memang sangat dirindukan setelah sejak ahkhir Oktober memang jarang atau bahkan singkat memperlihatkan dirinya. Sinarnya menjadi sebuah harta yang tidak terkira berharganya. Sinar matahari bagi negara yang terkena empat musim, bahkan ketika musim dingin berkepanjangan maka sang surya memang segala-galanya.

Taman dibelakang rumah ditata, bunga di tanam dan pot bunga dihias dimana-mana. Bunga adalah ciri bahwa musim panas akan datang dan matahari akan banyak memberikan berkahnya.

No responses yet

May 11 2008

Kick Andy bersama Andy F Noya

Published by asep under Archive, Archive, Books

Acara Kick Andy di Metro TV populer karena memberikan warna lain dalam acara Talk Shows di Indonesia. Berbagai “tokoh” biasa ditampilkan yang membawa inspirasi bagi banyak orang. Ternyata ini justru yang dianggap membawa keberhasilan dalam acara ini. Orang biasa menjadi “tokoh besar” disulap oleh Kick Andy.

Namun mereka memang kadang bukan orang sembarang. Kisahnya dan perjuangan orang-orang biasa ini banyak memberikan inspirasi kepada banyak pemirsanya.

Gantyo Koespradono menuliskan kisah inspirasi dari Kick Andy dalam sebuah buku “Kick Andy”.

Andy F Noya sendiri mengaku cukup puas dengan buku ini namun, katanya, masih banyak yang bisa digali acara Kick Andy ini.

Seperti apa inspirasi yang bisa digali dari kisah-kisah yang dibukukan ini, memang tergantung dari pada pengalaman pembacanya. Dan seperti dikatakan seorang pembacanya, karena acara televisi ini visual dan lebih hidup, maka bentuk buku dari acara ini mungkin memberi dimensi lain.  Suasana hidup ini dalam televisi menjadi suasa renungan membaca puluhan dari wawancara Andy F Noya ini dalam acara yang digelar televisi ini.

Dengarkan kisah Andi F Noya dalam buku Kick Andy

3 responses so far

May 05 2008

Hee Ah Lee, The Four Fingered Pianist

Published by asep under Archive

Hee Ah Lee adalah sumber inspirasi bagi semua orang. Sungguh tidak terbayangkan jika tidak tergugah dengan perjalanan hidup Hee Ah Lee sampai menjadi pianis. Bukan sembarang pianis tetapi dia musisi berjari empat.

Jika kita mendengarkan musik yang muncul dari permaianan pianonya tidak akan terbayangkan. Namun itulah yang juga ditemui Kurnia Effendi, seorang novelis, yang membuat sketsa hidup Hee Ah Lee.

Pengalaman bertemu langsung dengan Hee Ah Lee serta ibunya membuat kekaguman semakin bertambah. Kurnia Efffendi merasakan betapa dalam rasa cinta seorang ibu kepada anaknya yang cacat mental dan cacat tubuh.

Tekad sang ibunda menjadikan anaknya seorang yang sepadan dengan anak normal merupakan sebuah tekad suci, pelajaran mendalam bagi para ibu yang sibuk dengan berbagai tugas. Jangan lupa ibu Hee Ah Lee merupakan manusia biasa yang juga terkena rasa frustrasi dan sedih dengan anaknya.

Namun kepribadiannya yang kuat menjadikan Hee Ah Lee pianis yang pantas dikagumi dunia.

Mohamad Deden Ridwan dari Hikmah Publisih malah menyebutkan, kekurangan (yang dialami Hee Ah Lee) merupakan kesempurnaan. Cacat tidak menjadikan penghalang untuk maju. Cacat bukan alasan untuk tidak berhasil dalam bidang apapun. Deden mengakui banyak belajar dari kisah Hee Ah Lee ini. Sebuah inspirasi bagi semua orang.

Dengarkan ulasannya disini.

Foto: Penerbit Mizan

No responses yet

« Prev - Next »