asep on October 31st, 2008

Agaknya perlu sekali lagi menuliskan sebuah pengalaman betapa transportasi di Jakarta memang rumit dan pelik. Maksud hati menempuh jalan lebih cepat dan efisien, apadaya KRL di Jakarta belum mampu menembus tradisi lama: anjlok.
Saya kadang tidak habis mengerti di era seperti seperti kereta anjlok masih terjadi di stasiun yang seharusnya terdepan di Jakarta, Tanah Abang. Namun [...]

Continue reading about Jalan panjang menuju transportasi KRL

asep on October 28th, 2008

Sengaja judul itu dibuat dengan bahasa Inggris karena dicomot dari situs Jakarta Post. Menurut koran ini Endah Nasution disebut sebagai Bapak Blogger Indonesia.
Enda Nasution — dubbed the “father of Indonesian bloggers, begitu saja kutip dari Jakarta Post.
Kelihatannya keren ya dijuluki Bapak Bloger Indonesia. Selamat buat Enda!
Saya kira memang betul blogger di Indonesia perlu merumuskan apa [...]

Continue reading about Enda is Father of Indonesia bloggers ?

asep on October 22nd, 2008

Saya tidak tahu berapa angka polusi udara di Jakarta, tetapi merasakan kalau jalan di Thamrin, sungguh berat dada ini. Tiga bulan terakhir ini terasa sekali kadar timbal di Jakarta akibat knalpot bus, kopaja, metromini, motor dan mobil pribadi sungguh menyesakkan.
Adakah yang tahu berapa sih kadar polusi di Jakarta pusat ini?
Batuk-batuk dan sepertinya infeksi pernafasan menjadi [...]

Continue reading about Polusi udara di Jakarta

asep on October 17th, 2008

Pengalaman ini mudah-mudahan tidak terulang lagi. Kereta listrik dengan istilah populer KRL memang nyaman untuk melakukan perjalanan di Jabodetabek alias Jakarta, bogor, depok, tangerang dan bekasi. Namun tampaknya perjalanan yang seharusnya nyaman itu karena manajemen salah urus, bagaikan naik KRL jaman perjuangan kemerdekaan.
Dengan ongkos Rp 1500 dari Tanah Abang – terlalu murah kalau menuru saya [...]

Continue reading about Naik KRL ke Serpong yang gelap di tengah kegelapan

asep on October 14th, 2008

Ketika pertama kali menyaksikan televisi Indonesia, setelah absen beberapa tahun, saya terkaget-kaget. Dari pagi sampai tengah malam isinya sinetron. Ada apa dengan televisi Indonesia? Sudahkan kehilangan jati dirinya sebagai pusat informasi dan pembelajaran? Apalagi sinetron yang meski sebagian sudah berbungkus tema Islami, masih berkecimpung masalah perselingkungan dan pertengkaran rumah tangga serta juga percintaan.
Memang ada beberapa [...]

Continue reading about Fenomena televisi hiburan Indonesia

asep on October 13th, 2008

Naik ojeg bersama Nabilah ! Apa boleh buat meski berisiko, maklum belum dua tahun dan baru berada di Jakarta genap satu bulan, harus segera ikut karena tidak bisa ditinggal rumah.
Pagi hari ketika ibunya mengantar Zakaria yang mau masuk sekolah, Nabilah masih siap mau berganti baju tapi jam sudah mendesak.
Akhirnya naiklah kami dengan ojeg ke sekolah [...]

Continue reading about Naik ojeg bersama Nabilah

asep on October 10th, 2008

Apa yang terjadi dengan bursa efek Indonesia sampai tutup hari ketiga, Jumat ini ? Apakah ini tanda-tanda krisis berat? Berbagai analisa dan komentar muncul mengenai nasib bursa efek yang sudah tutup sejak Rabu siang dan sampai Jumat 10 Oktober.
Ada dua pandangan disini boleh dicatat. Tutupnya bursa saham di Indonesia mungkin cermin memang bursa-bursa dunia sedang sakit. Inilah [...]

Continue reading about Pasar saham Indonesia tutup hari ketiga