Jun 11 2008

Katakan dengan bunga

Published by asep under Archive

Ungkapkan dengan bunga perasaan Anda. Di negara-negara maju bunga sudah menjadi komoditi penting seperti halnya makanan jajanan. Bunga juga menjadi bagian dari kehidupan seharian dalam mengungkapkan perasaan. Tentu tidak hanya terhadap kekasih tetapi hampir dalam semua kesempatan bunga menghiasi kehidupan manusia.

Lagipula dengan memandan bunga, rasanya ada keteduhan. Bunga asli mempesona jiwa meski hanya berumur pendek. Kalau kita beli bunga biasanya diberi vitamin agar lama bertahan.

Bunga plastik dari jauh terlihat segar tetapi semakin dekat akan terasa imitasi itu tidak memberikan kesegaran.

Katakan dengan bunga. Ini hasil jepretan dari taman dekat Temple Station dipinggir Thames River di London.

No responses yet

Jun 09 2008

Novel Digital Perahu Kertas

Published by asep under Books

Penulis Supernova kini muncul dalam novel digital Perahu Pertas. Apa sih novel digital ? Saya juga sama ingin tahu apa yang disebut novel digital.

Dewi bilang hanya format penulisan saja yang beda. Novel buku dicetak dalam kertas. Novel digital di tayangkan dalam ponsel Anda. Kita tinggal download atau membaca di ponsel setelah tentu membayar pulsa dan jasanya.

Konon Perahu Kertas menurut penulisnya, Dewi Lestari, sudah tertunda 11 tahun. Novel ini ditulis dijaman mahasiswa ketika nafas menulis pendek. Oleh sebab itu kini disempurnakan menjadi novel beneran.

 Kalau mau dengar pendapat pembaca novel ini bisa disimak dalam Kabar Buku berikut ini. Tinggal klik saja, link audionya.

Novel Digital Perahu Kertas

No responses yet

Jun 09 2008

Musim panas telah terasa lagi

Published by asep under Blog, London

Musim panas kali ini di Inggris, katanya, akan lebih terasa dibandingkan tahun sebelumnya. Musim panas dimana banyak orang menikmati sinar matahari yang langka menjadi waktu untuk berkeliling dan waktu untuk menikmati taman. Hampir setiap rumah di Inggris memang memiliki taman di belakang rumah, bahkan apartemen juga kadang-kadang membuat taman lokal dengan berbagai bunga di balkon.

Bagi turis, ini kesempatan langkah. Cuaca yang dingin dan angin kencang disertai hujan sejauh ini telah mencengkram Inggris. Kini waktu musim panas biasanya kesempatan berkeliling Inggris dan London. London, ibu kota Inggris, yang dikunjungi turis sampai sepuluh jutaan per tahun dapat dipastikan akan penuh wisatawan.

Hari ini ketika saya keluar mengendarai mobil terasa sekali hawa panas di mobil. Sama seperti di Indonesia mungkin. Cuma kalau mobil lama biasanya dilengkapi heater saja bukan pendingin. Jadi biasanya kaca jendela dibuka saja supaya angin masuk. Berbeda dengan mobil baru, yang ber-AC maka cuaca panas dan dingin tidak jadi masalah.

Pun terasa sekali panasnya jika naik underground atau kereta bawah tanah di London. Maka dianjurkan membawa sebotol air bersih jika terasa panas bisa diguyur atau minum air sebanyak-banyaknya. Sebaiknya tidak minum es kalau memang cuaca panas.

Di jalan dekat rumah saya lihat ambulance meraung-raung. Biasanya tanda ada orang kepanasan yang dibawa ke rumah sakit. Para orang tua biasanya tidak tahan panas. Di Perancis atau di Inggris banyak orang meninggal dunia jika udara panas ini sangat menyengat.

Bekal lain selain air, tentu membawa cream. Selain melindungi kulit dari sengatan sang surya juga untuk menahan udara panas yang menerpa tubuh kita.

Ya musim panas seperti halnya musim dingin di Inggris, pasti akan membawa suasana baru.

No responses yet

Jun 07 2008

Keliling Eropa hanya 1000 dollar

Published by asep under Archive, Books

Mungkinkah berkeliling Eropa dengan 1000 dollar Amerika ? Jawabannya mungkin saja. Marina Silvia telah membuktikan tahun 2006. Dia mengunjungi 13 negara Eropa dengan bekal 1000 dollar.

Dalam bukunya ini, Marina menjelaskan “rahasia” nya dalam buku terbarunya. Marina bisa berkeliling antara lain karena jaringan yang telah dibuatnya untuk berkelana dengan akomodasi dan makan nyaris gratis.

Tidak percaya? Bisa baca pengalamannya dalam buku Berkeliling Eropa 1000 dollar ini

Pengalaman Marina Silvia ini dapat Anda ikuti dalam acara Kabar Buku BBC

One response so far

Jun 06 2008

Harmoko: Kesaksian Jatuhnya Soeharto

Published by asep under Archive, Books

udah lama sejak reformasi bergulir, nama Harmoko jarang terdengar. Bulan Mei lalu Harmoko meluncurkan buku berjudul “Berhentinya Soeharto, Fakta, dan Kesaksian Harmoko”

Berbincang dengan Harmoko mengingatkan masa perkuliahan dimana sebagai Menteri Penerangan saat itu dengan suara dan logat khas memberikan penjelasan berbagai persoalan ekonomi.

Dalam mengulas bukunya ini, Harmoko menjelaskan panjang lebar mengenai detik detik menentukan ketika dia mengajukan, katanya, aspirasi masyarakat agar Soeharto mundur. Sebagai seorang loyalis yang kawakan ternyata pada saat terakhir, Harmoko berubah haluan.

Syarwan Hamid yang saat itu menjadi Wakil Ketua DPR juga mengikuti proses bagaimana pimpinan DPR menghadap Soeharto.

Selengkapnya dapat disimak dalam Kesaksian Harmoko

One response so far

Jun 01 2008

Keajaiban memberi

Published by asep under Archive, Blog, Wisdom

Bagi manusia, memberikan sesuatu tampaknya ada batasnya. Tidak bisa kita memberikan semuanya untuk siapa saja. Segala harta yang kita miliki “tidak mungkin” diberikan kepada orang lain. Dengan kata lain, memberi sesuatu kepada orang lain merupakan sebuah kata yang patut pertimbangan. Memberi apalagi dalam jaman sekarang, tidak bisa dijalankan kalau tanpa imbalan.

Berbeda dengan Sang Maha Pencipta, semuanya diberikan meski tanpa balasan. Semuanya diangurahkan tanpa batas. Bahkan Sang Pencipta, akan marah tatkala manusia pelit tidak meminta kepada-Nya. Manusia akan dianggap sombong jika tidak berdoa meminta kepada-Nya. Manusia akan dianggap arogan jika tidak pernah berdoa meminta apa saja kepada-Nya.

Inilah bedanya manusia dengan Penciptanya.

Namun sudah banyak diketahui bahwa memberi mengandung keajaiban. Berbagai kisah saat kita memberi sadaqah atau infak atau santunan kepada orang yang membutuhkan, ternyat dibalas dikemudian hari dengan balasan berlipat ganda. Memberikan sesuatu entah itu ilmu, waktu atau materi akan mendapatkan balasan berlipat ganda. Inilah yang merupakan keajaiban memberi.

Tidak percaya? Buktikan sendiri. Kalau ada peminta-minta datang berikanlah sedekah. Kalau ada saudara meminta bantuan carikan jalan keluarnya. Semua itu akan terjelma kedalam keajaiban.

Bahkan tidak ada dalam sejarah yang sepanjang saya ketahui, orang bangkrut karena banyak bersedekah, beramal dan memberi kepada orang lain. Mulai sekarang banyak memberi kepada orang lain dan kepada alam sekitar.

One response so far

May 31 2008

Mensyukuri usia

Published by asep under Blog

Jadikanlah setiap hari seagai hari baru. Hari baru beramal, hari baru bersedekah, hari baru beribadah hari baru persiapan untuk bekal akhirat. Sangat jarang kita dalam kehidupan ini menghitung amal setiap hari sebelum tidur. Mungkin rasa kelelahan menjalani kehidupan yang makin berat mendominasi kita.

Sudah saatnya rasa syukur terhadap denyut jantung yang kemudian memuat badan bisa bergerak ini disyukuri sepenuhnya. Lihat misalnya, ketika sedang diam, ketika tidak merasakan kegiatan, jantung terus bedenyut tanpa kita minta. Jantung dengan setia menjalani fungsinya. Jika ajal telah datang, denyut ini akan berhenti.

Pernahkah kita menatap jauh kedalam tubuh kita betapa ajaibnya jantung menciptakan suasana kehidupan dalam diri kita. Baik berdiri, duduk atau berbaring, fungsi jantung kita relatif tidak terganggu. Posisi tubuh tidak mengurangi detak jantung. Jantung ini dengan setia berdenyut membawa kehidupan dalam badan kita.

Sedangkan instrumen kehidupan lainnya berupa ruh juga dengan setia menemani kita. Saat kita sadar maupun tertidur, ruh ini menemani sampai ajal menjemput. Betapa sangat lalainya jika kita membiarkan ruh ini tanpa makanan, ruh ini berjalan tanpa Tasbih kepada Allah SWT.

Saatnya, detik ini, untuk menatap jauh kedalam jasad dan ruh untuk menghitung syukur kita tentang pemberian-Nya, waktu dengan usia. Semua rencana, proyek, keindahan dan kenyamanan dunia tatakala detik waktu telah diamil Yang Maha Penguasa. Oleh seba itu tidak alasan jika kita memiarkan waktu berlalu tanpa Tasih dan Takbir dalam diri kita.

No responses yet

May 30 2008

Saya berdiri saja biar awet muda

Published by asep under Blog

Seperti biasa ketika pulang dari kantor memakai District Line dari Temple Station, saya duduk agak di pojok. Sore hari memang padat penumpang kalau naik underground. Setelah terantuk-antuk karena perjalanan membuat mengantuk, seorang tua masuk.

Dengan maksud berbaik hati, saya tanya “Tuan mau duduk”. Jawabnya kira-kira “Ngak saya berdiri aja biar tetap awet muda”. Walah jawaban yang mengejutkan. Jadi terheran-heran, kok saya bisa duduk dengan tenang sementara pak Tua dengan gagah berdiri di depan saya seraya memegang besi di atasnya.

Hmmm, jawabannya memang mengundang inspirasi. Saya tetap berdiri, biar tetap awet muda. Ya maksudnya biar dianggap gagah, muda tidak disebut tua lemah.

Saya pikir mungkin jiwanya yang muda meski badannya sudah berumur.”Berjiwa muda !” sungguh ungkapan yang tepat bagi pak tua yang bersikukuh untuk berdiri di kereta underground London ini.

Banyak diantara kita masih muda umur dan fisiknya, tapi kadang-kadang jiwanya sudah “tua” sudah “karatan”. Merasa tidak mampu dan merasa lemah.

Belajar dari orang Inggris ini boleh juga, tetap muda, tetap semangat meski fisik mungkin sudah berumur. Maksudnya tentu semangat dalam mengisi kehidupan lebih baik.

One response so far

« Prev - Next »