Jul 10 2008

Yang abadi adalah perubahan

Published by asep under Archive

Tadi di kantor baru menghadiri pertemuan sejumlah editor dengan bos BBC World Service. Dari pertemuan yang teringat adalah perubahan selalu terjadi. Tidak ada yang bisa terjadi selain perubahan. Persaingan antar media, perubahan kebiasaan pendengar, berkembangnya teknologi komunikasi, semuanya menuntut perubahan.

Banyak hal bisa dicatat dari pertemuan itu.

Pertama, perubahan senantiasa terjadi, dikehendaki atau tidak. Kita biasanya sudah terbiasa dengan zona nyaman sekarang ini. Kalau sudah demikian, maka kita biasanya takut akan perubahan. Perubahan akan mengancam kue kenyamanan kita. Inilah pangkal dari kemunduran dan kekalahan, biasanya. Diterima atau tidak perubahan akan selalu terjadi. Bahkan usia kita berubah, detika bergerak dan satu atau dua menit lalu berbeda dengan saat ini. Mental kita harus dipersiapkan dengan prinsip bahwa perubahan akan senantiasa mengikuti kita dan kita harus siap dengan perubahan.

Kedua, antisipasi perubahan dengan melihat berbagai kemungkinan. Kadang-kadang ketika berubah ada ketidaknyamanan. Kebiasaan mungkin berubah. Jatah makanan mengecil. Pekerjaan menjadi lebih sulit. Situasi tidak enak. Semuanya mungkin dilihat dari kacamata negatif. Maka kita seharusnya melihat berbagai kemungkinan dengan tangan terbuka.

Ketiga. senangi perubahan. Jika kita tidak menyukai perubahan dan pergeseran maka akan ada sikap resisten dari kita untuk menolak perubahan. Jadikanlah perubahan itu sebuah peluang, sebuah harapan, bukan kemalangan atau kesulitan.

Keempat, meski memang perubahan sebuah keniscayaan tetapi ada juga beberapa prinsip dalam kehidupan yang tidak berubah. Akui bahwa ada satu hukum yang ajeg yang juga sama kuatnya dengan perubahan. Matahari selalu terbit dari timur untuk sebagian besar wilayah di muka bumi. Ini salah satu contoh.

Sebenarnya masih banyak catatan yang bisa ditambah mengenai renungan dari sebuah pertemuan itu. Namun sudah empat poin dulu untuk mengingatkan kita bahwa perubahan adalah sebuah keniscayaan.

No responses yet

Jul 06 2008

Leadership E-Book

Published by asep under Archive, Leadership

Nama Peter Drucker sudah tak asing lagi di dunia manajemen. Wawasannya tidak hanya menguraikan masalah manajemen, Drucker juga mengulas berbagai persoalan dalam masalah sosial dan kepemimpinan.

Pembahasannya yang luas dan membedahnya dengan tajam membuat tulisan Drucker mempesona.

Saya teringat ketika masih di kampus rajin membaca buku karya Drucker meski bukan jurusan manajemen.

Baru-baru ini saya menemukan buku gratis menyarikan karya Drucker untuk kebutuhan sehari-hari.

Anda bisa baca sendiri di halaman web Asiaing.com

Banyak inspirasi bisa tergali dari buku ini. Bila diperlukan bisa juga download di sini.

No responses yet

Jul 05 2008

Menengok blog Arab

Published by asep under Archive

Baru saja membuka blog Arab, kaget juga dengan berita seorang perempuan chatting di Facebook dengan pria lainnya kemudian diberitakan dibunuh ayahnya sendiri.

Saya temukan di Sabbah Blog beritanya. Jadi memang budaya setiap bangsa berbeda-beda menyangkut internet dan chatting online. Kalau berita ini memang benar, betapa ngerinya menggunakan online jika tidak sesuai dengan budaya atau tradisi agama.

Kalau di Indonesia mungkin pemerintah berusaha untuk memblokade situs porno, maka di Arab Saudi sebuah keluarga yang tabu melihat kontak bukan muhrim, kejadiannya bisa luar biasa.

Facebook memang social media yang populer karena interaksinya. Namun kalau ngobrol kemudian sampai terjadi penghilangan nyawa mungkin sudah berlebihan pula.

Ini pentingnya bagi semua pengguna internet tua dan muda untuk memanfaatkan teknologi ini bukan unutk hura-hura tetapi untuk menfaat lebih luas.

No responses yet

Jul 03 2008

Melaporkan sejarah

Published by asep under Archive

Pagi tadi saya lewat ke belakang gedung Bush House BBC. Ada sebuah kalimat kalau tidak salah “reporting history since 1932.”

Jadi teringat bahwa selama aktif dalam radio di London, di itu, ikut andil dalam melaporkan sejarah.  History in making. Begitu salah satu jargon CNN. Televisi ini memberitakan pemirsanya di seluruh pelosok bumi ketika sejarah itu berlangsung.

Saya kira mungkin tidak berlebihan jika dikatakan, kalangan jurnalis, reporter, broadcaster, online news writer tidak lain berperan dan berkiprah melaporkan sejarah. Baik itu peristiwa sejarah yang skalanya kecil, lokal dan temporer atau event sejarah berskala nasional, berdampak global.

Semuanya sama melaporkan sejarah.

Wawancara yang sudah lama saya lakukan, terakhir dengan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai penangkapan seorang anggota DPR ketika menerima uang, bisa dikatakan juga penggalan sejarah, setidaknya bagi lembaga anti korupsi ini.

Wawancara dengan Amien Rais saat peringatan 10 tahun reformasi Indonesia, mungkin menjadi momentum sejarah.

Wawancara dengan mantan Presiden BJ Habibie, mantan Presiden Abdurrahman Wahid dan Wakil Presiden Yusuf Kala, kalau direnungkan juga sebuah pelaporan sejarah melalui audio dan bahkan diabadikan dalam berita online.

Merekam cerita dari aktor sejarah, sekalipun masyarakat kecil, merupakan sebuah proses yang bisa dianggap besar. Besar dalam arti bahwa mosaik peristiwa itu dilaporkan untuk diingat dan dijadikan dokumen sejarah.

Melaporkan sejarah, itulah kira-kira salah satu tugas broadcaster, jurnalis dan bahkan bagi rekan-rekan penulis blog juga sama.

Menulis satu dua kalimat tentang peristiwa dan mengomentarinya tidak lain adalah berbicara mengenai fakta-fakta sejarah secara subyektif. Mungkin suatu saat akan memperkaya penulisan sejarah karena opini dan sudut pandang seseorang berguna untuk menafsirkan sebuah peristiwa sejarah yang komprehensif yang terekam dalam internet.

No responses yet

Jun 29 2008

Indonesia Buku

Published by asep under Blog, Books

Seperti janji dalam jurnal inspirasi ini maka setiap tulisan mudah-mudahan mengundang inspirasi yang berharga untuk Anda.Tidak hanya dalam bentuk untuk mengembangkan diri tetapi juga memperkaya khasanah intelektual dan spiritual Anda.

Sebuah situs buku yang menarik untuk dibaca adalah Indonesia Buku.

Isinya tentu bisa ditebak mengenia buku. Namun bukan hanya itu, ulasan tentang buku dan profil singkat para penulis Indonesia mungkin bisa mengilhami banyak ide, gagasan dan inspirasi Anda.

Menulis bukan lagi sebuah objek murah dan mudah. Menulis menjadi sebuah kebudayaan yang  bisa memperkaya batin, memperkaya spiritual dan tentu saja memperkaya kemanusiaan.

Saya kira pekerjaan menulis merupakan sebuah profesi luhur dan agung. Pelakunya seharusnya diberi tempat tertinggi dalam derajat kemanusiaan.

Itulah sebabnya maka orang-orang berilmu ini memang ditinggikan derajatnya di dalam kemanusiaan tidak hanya di satu tempat tetapi juga di seluruh muka bumi.

Karya-karyanya akan memperkayan peradaban bahkan nyaris mungkin bernilai lestari dan lama jika dirawat dan dikembangkan oleh generasi sesudahnya.

Indonesia Buku mencoba memformulasikan sebuah bagian dari kebudayaan menjadi sebuah mutiara-mutiara inspiratif bagi kemanusiaan dan keindonesiaan.

No responses yet

Jun 25 2008

Menengok Big Ben lagi

Published by asep under Archive, Blog

Sebulan sebelum meninggalkan London, saya punya kesempatan menengok lagi salah satu simbol Inggris, Jam besar Big Ben. Jam yang berdentang dengan suara khusus ini selalu mengingatkan pusat kota London dengan budaya dan cita rasa berbeda.

Jutaan orang setiap tahun bergaya di depan Big Ben.

Kalau Anda berkesempatan ke London, tentu tidak lupa menengok Big Ben ini, masih tetap sama ketika saya berkunjung pertama kali tahun 1993 kemudian 1997 dan akhirnya saat menginjakkan kaki pertama kali di London, 1 Mei 2000, Hari Buruh Internasional.

Semua suasana hampir sama. Jam Big Ben ini masih berdiri kokoh menjulang ke angkasa dekat gedung parlemen terkenal Westminster Abey.

Untuk berkunjung ke Big Ben jalur kereta api paling dekat adalah District Line dan Jubilee Line. Jika naik District Line yang terkenal dengan jalannya yang santai, turun di stasiun Westminster. Begitu keluar Anda bisa langsung melihat jam terkenal ini. Demikian juga dengan Jubilee Line, turun di stasiun yang sama, naik escalator dulu mungkin bersama ratusan pengunjung lainnya, maka langsung menghadap Big Ben.

Area Big Ben ini memang strategis. Selain ada Westminster Abey, di pinggirnya adalah Sungai Thames. Sungai yang membelah London dan dijadikan simbol dalam Olimpiade 2012 ini bisa dilayari. Banyak orang senantiasa penasaran naik boat di sini. Cobalah barang sekali sambil mejeng, mungkin menjadi bahan menarik bagi kunjungan wisata Anda.

Koleksi foto-foto terbaru bisa anda kunjungi di Amazing Pictures

No responses yet

Jun 24 2008

Laporan transportasi Indonesia

Published by asep under Archive, Blog

Belakangan tidak banyak menulis karena baru saja selesai menyusun laporan transportasi di Indonesia. Ada banyak cerita dibalik laporan ini, mudah-mudahan bisa diceritakan suka dan dukanya bekeliling beberapa kota dalam waktu dua Minggu !

Mulai dari Gambir ke Yogya, Surabaya, Banjarmasin dan berakhir di kantor Menteri Perhubungan Yusman Syafiie Jamal.

Pak Menteri dengan panjang lebar menguraikan strategi pembangunan transportasi Indonesia dengan menekankan kepada pengembangan kereta api kemudian dilanjutkan dengan perkapalan.

Denga tajam, Pak Menteri mengkritik sikap Uni Eropa yang melarang penerbangan Indonesia ke Eropa dan keinginan Uni Eropa mengubah tata administrasi penerbangan di Indonesia. Uni Eropa tidak bisa memaksakan kehendaknya ke Indonesia padahal permintaan pemisahan regulator dan operator bukan sebuah keharusan. Di beberapa negara maju juga terjadi penyatuan dua unsur itu.

Meliput dunia transportasi tidak hanya bisa melihat dari dekat bagaimana bus dirawat, bagaimana kapal dibuat dan bagaimana pilot dilatih di sebuah simulator, tetapi juga bertemu banyak orang yang berkecimpung dan bisnis di dunia transportasi.

Sebenarnya kalau mau mengintip foto-fotonya bisa diklik di Fotoku.

Atau kalau mau dengar laporannya masih ada di situs BBC Indoensia.

Selamat mendengarkan dan selamat menikmati !

One response so far

Jun 15 2008

Harga makanan semakin mahal

Published by asep under Archive, Blog, Wisdom

Mengapa makanan semakin mahal? Tidak hanya di Indonesia, belakangan ini di Inggrispun sama. Makanan kecil sampai makanan pokok naik bisa lebih dari 50 persen. Rata-rata makanan dan barang konsumen naik

Setiap hari ada saja pemberitaan mengenai konferensi membahas kenaikan makanan dan juga minyak. Di beberapa negara katanya sampai rusuh.

Masih belum jelas mengapa makanan ini naik apakah ada kaitan dengan kenaikan minyak?

Makanan kini menjadi perhatian dunia ketika kecanggihan teknologi sudah sangat pesat. Teknologi telah melonjak ke tingkat hampir unlimited. Sebagai contoh apa yang kita gunakan dengan telepon seluler, apa yang kita pakai dalam internet. Semuanya sudah mencapai sebuah tingkat sivilisasi sangat tinggi.

Persoalan mendasar, makanan kembali menjadi perhatian penting. Dalam bahasanya kerennya keamanan pangan.

Manusia di dunia, tidak hanya di Indonesia tersadarkan akan pentingnya bahan makanan ini. Isu makanan mahal telah menjadi fenomena global. Sungguh kadang tidak mengerti mengapa makanan kembali menjadi perhatian utama berbagai negara, bahkan di negara maju sekalipun.

Dikhawatirkan soal pangan ini akan menjadi besar, tidak hanya soal sosial politik tetapi menjadi survival. Bagaimana kita bertahan, bagaimana kita hidup.

Apakah kita sudah siap kembali ke basic? Saya kira dalam beberapa tahun mendatang akan diketahui apakah ramalan Malthus bahwa pertumbuhan penduduk akan mengancam manusia karena berebut sumber daya alam. Wallahu’alam bissawab.

3 responses so far

« Prev - Next »